F Tabel. Tabel F kami bagikan dalam format excel dengan berapapun nilai Denumerator dan Numerator. Pelajari juga kode excel dengan cara download tabel f ini. Dapatkan hasilnya dengan baik dan jelas. DF adalah degree of freedom atau biasa disebut dengan derajat kebebasan. Sedangkan Denumerator adalah DF 1 dan Numerator adalah DF 2. Setiap uji F pasti ada 2 nilai DF, yaitu penyebut dan pembilang. Cara menentukan nilai DF tabel F tergantung uji F apa, misal uji f pada regresi linear berganda. F Tabel ini dibandingkan dengan F Hitung.



F Tabel dalam Excel

Tabel F adalah tabel statistik yang nilai di dalamnya digunakan sebagai nilai pembanding dengan F Hitung dalam analisis-analisis varians. Disebutkan adalah sebagai nilai pembanding analisis varians, sebab F Hitung adalah produk dari analisis varians. Pada prinsipnya, setiap analisis varians atau uji parametris yang menilai perbedaan varians antar kelompok, pastilah menggunakan Uji F. Sedangkan apabila analisis parametris untuk menilai perbedaan Mean atau rerata antar kelompok, pastilah menggunakan uji t.

Dalam bahasan ini kita akan mempelajari cara membuat Tabel F. Pelajari juga kode excel dengan cara mendownload file ini: F Tabel.




Di atas adalah F Tabel dalam excel dengan berapapun nilai Denumerator dan Numerator. Pelajari juga kode excel dengan cara mendownload file ini. F Tabel sesuai probabilitas. Dapatkan hasilnya dengan baik dan jelas.

Cara Membaca Tabel F

Cara membaca tabel adalah dengan membandingkan antara nilai f hitung dengan f tabel pada numerator dan numerator tertentu.

Inti dari rumus di atas adalah penggunaan formula excel =F.INV.RT(p,DF1,DF2)
di mana:
p: probabilitas, misal 0.05.
DF1: derajat kebebasan pertama.
DF2: derajat kebebasan kedua.

F Tabel
F Tabel


Sedikit penjelasan dengan F Tabel di atas:
DF adalah degree of freedom atau biasa disebut dengan derajat kebebasan. Sedangkan Denumerator adalah DF 1 dan Numerator adalah DF 2. Perlu diketahui, pada setiap uji F pasti ada 2 nilai DF, yaitu DF1 dan DF2. Cara menentukan nilai DF ada berbagai cara tergantung pada uji F yang anda lakukan berdasarkan uji apa. Misal pada uji regresi linear berganda, anda akan mendapatkan nilai F dengan cara menghitung DF1 dan DF 2, yaitu:
DF1 = jumlah variabel - 1
DF2= jumlah sampel - jumlah variabel - 1.

Apabila nilai DF sudah diketahui semua, anda tinggal tentukan batas kritis atau probabilitas. Misal DF1=2 dan DF2=2, maka nilai F Tabel adalah 19. Apabila F hitung anda 20, maka F Hitung > F Tabel yang berarti H1 diterima.

Seperti sudah dibahas pada artikel-artikel yang lainnya di website statistikian ini, seperti Uji ANOVA, Uji Manova dan Uji ANCOVA, maka nilai f hitung yang kita dapatkan, dapat anda bandingkan nilainya dengan nilai tabel f ini untuk menjawab hipotesis penelitian anda agar dapat membuat kesimpulan-kesimpulan penelitian.

Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

5 comments:

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini