Koefisien Kontingensi C

Fungsi:

Untuk mengetahui asosiasi atau relasi antara dua perangkat atribut. Apakah berlaku pada populasinya.

Metode:
Rumus Koefisien Kontingensi
Rumus Koefisien Kontingensi



dimana:
Rumus Pearson Chi-Square


Contoh:
Suatu penelitian ingin mengetahui: “apakah ada perbedaan diantara mahasiswa Fakultas A dalam hal kesukaannya terhadap beberapa jenis musik.?”


Hasil hitung: X2 = 8,5 
Yang akan dibuktikan: 
Ha  -> C  ≠ 0
H0  -> C  = 0

Besarnya koefisien kontingensi:


Contoh Hitung Koefisien Kontingensi
Contoh Hitung Koefisien Kontingensi

Uji signifikansi :
  1. X2  = 8,5 -> signifikan pada ∂ = 0,02
  2. C = 0,285
  3. Jadi C ≠ 0
  4. Dengan demikian mahasiswa menurut jurusan dan jenis musik yang digemari berhubungan didalam populasinya.
Daerah Penerimaan Koefisien Kontingensi
Daerah Penerimaan Koefisien Kontingensi

Koefisien Kontingensi C Fungsi: Untuk mengetahui asosiasi atau relasi antara dua perangkat atribut. Apakah berlaku pada populasinya. Contoh: Suatu penelitian ingin mengetahui: “apakah ada perbedaan diantara mahasiswa Fisip UNS dalam hal kesukaannya terhadap beberapa jenis musik.?” Hasil hitung: X2 = 8,5 Yang akan dibuktikan: Ha -> C ≠ 0 H0 -> C = 0

Kategori: , ,

Post a Comment

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini

Author Name

{picture#http://3.bp.blogspot.com/-jaIJXPn-Qyk/U07JuQCwfwI/AAAAAAAACnk/ZeyEwYwAJBU/s1600/MeImage.jpg} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#https://www.facebook.com/anwar.hidayat1} {twitter#https://twitter.com/anwar1hidayat} {google#https://plus.google.com/u/0/117218062214858385079} {pinterest#https://id.pinterest.com/anwar1hidayat} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCk1kA5x6I7wwWPhMZ_65dMg} {instagram#https://www.instagram.com/anwar.hidayat1}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.