Interprestasi Hasil Uji Ancova dengan SPSS. Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel berjudul "Uji Ancova dalam SPSS" Dalam artikel tersebut dijelaskan bagaimana cara melakukan uji Ancova dengan menggunakan software SPSS For Windows. Dalam artikel kali ini akan dijelaskan bagaimana membaca hasil dari uji tersebut. Dalam bahasan ini kita akan menggunakan data hasil dari artikel sebelumnya tersebut.



Interprestasi Hasil Uji Ancova dengan SPSS

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel berjudul ""

Dalam artikel tersebut dijelaskan bagaimana cara melakukan uji Ancova dengan menggunakan software SPSS For Windows. Dalam artikel kali ini akan dijelaskan bagaimana membaca hasil dari uji tersebut. Dalam bahasan ini kita akan menggunakan data hasil dari artikel sebelumnya tersebut.

Lihat Hasil Tersebut Di Bawah Ini!




Dari data di atas dapat kita ambil kesimpulan dari beberapa hal, antara lain:

  1. Corrected Model: Merupakan nilai pengaruh semua variabel independen secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel dependen. Signifikan < 0,05 berarti pengaruh signifikan.
  2. Interceps: Nilai Variabel Dependen dapat berubah sebesar nilai interceps meski tanpa dipengaruhi keberadaan covariat dan peubah bebas.
  3. Pendapatan: Karena Pendapatan merupakan variabel berskala kuantitatif, maka ia menjadi covariat. Nilai ini menunjukkan berapa besar pengaruh covariat terhadap variabel dependen. Signifikan < 0,05 berarti pengaruh signifikan.
  4. Pekerjaan: Karena Pekerjaan merupakan variabel berskala kualitatif, maka ia menjadi peubah bebas atau disebut juga fixed factor. Nilai ini menunjukkan berapa besar pengaruh peubah bebas terhadap variabel dependen. Signifikan < 0,05 berarti pengaruh signifikan.
  5. Error: Semakin kecil nilai error, maka model multivariat semakin baik.
  6. R Squared: Nilai Determinasi berganda semua variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen.


Catatan:

Dalam ANCOVA terdapat 2 tipe Dekomposisi (penguraian) jumlah kuadrat yang biasa digunakan, yaitu SS Type I dan SS Type III. Perbedaaan kedua tipe dekomposisi tersebut adalah sebagai berikut.

Type I :
Dalam SS Type I, proses dilakukan dengan memasukkan covariate ke dalam persamaan/model terlebih dahulu dan diasumsikan covariate memiliki hubungan linier dengan peubah respon. Sehingga pengujian hipotesis hanya dilakukan satu kali yaitu untuk mengetahui pengaruh perbedaaan kategori perlakuan terhadap peubah respon.

Type III :
Dalam SS Type I, proses dilakukan tanpa didasari asumsi apapun, apakah covariate atau perlakuan yang masuk ke dalam persamaan/model terlebih dahulu. Sehingga pengujian hipotesis dilakukan dua kali yaitu untuk mengetahui adanya hubungan linier antara covariate dengan peubah respon dan untuk mengetahui pengaruh perbedaaan kategori perlakuan terhadap peubah respon. (default dalam SPSS adalah SS Type III)


Untuk mengubah Tipe I dan Tipe III dalam SPSS: Klik Options dan pilih Type (I atau III).

Untuk lebih lengkapnya anda dapat membaca Teori Ancova Dalam Artikel: "Uji Ancova"

Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

0 comments:

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini