Analisis SPSS
Thursday, January 24, 2013

Fisher F

Homogenitas Fisher F


Dalam uji homogenitas kita mengenal beberapa jenis uji dan salah satunya adalah uji homogenitas variansi atau yang disebut juga Uji Fisher F. Dalam artikel ini kita akan membahas cara melakukan uji Fisher F dengan menggunakan aplikasi MS Excel 2007 atau di atasnya.

Langsung saja kita mulai, buat 2 buah data variabel yang akan diuji homogenitasnya. Anggap saja kita punya 2 variabel di mana variabel 1 terdiri dari 20 sampel dan variabel 2 terdiri dari 19 sampel.
Tempatkan data variabel 1 di cell A7:A42 dan variabel 2 di cell B7:B42.

Homogenitas Fisher Excel

Untuk mempermudah anda, silahkan download file kerja excel di link berikut: Homogenitas Fisher.

Atau lihat file excel di bawah ini:






Ketikkan rumus excel sebgai berikut:
  1. Cell E7: =AVERAGE(A7:A42) artinya menghitung nilai Mean atau rata-rata variabel 1.
  2. Cell E8: =AVERAGE(B7:B42) artinya menghitung nilai Mean atau rata-rata variabel 2.
  3. Cell E9: =E7-E8 artinya menghitung perbedaan Mean kedua kelompok.
  4. Cell E11: =VAR(A7:A42) artinya menghitung nilai Varians variabel 1.
  5. Cell E12: =VAR(B7:B42) artinya menghitung nilai Varians variabel 2.
  6. Cell E13: =COUNT(A7:A42) artinya menghitung jumlah sampel variabel 1.
  7. Cell E14: =COUNT(B7:B42) artinya menghitung jumlah sampel variabel 2.
  8. Cell E15: =IF(E11>=E12,E13-1,E14-1) artinya menentukan DF 1 yaitu jumlah sampel dikurangi pada kelompok dengan varians terbesar.
  9. Cell E16: =IF(E11>=E12,E14-1,E13-1) artinya menentukan DF 2 yaitu jumlah sampel dikurangi pada kelompok dengan varians terkecil.
  10. Cell E17: 0,05 artinya batas kritis atau tingkat signifikansi yang diinginkan sebesar 0,05.
  11. Cell E18: =ABS(IF(E11>=E12,E11/E12,E12/E11)) artinya menghitung nilai F Hitung dengan cara Varians Terbesar dibagi Varians Terkecil.
  12. Cell E19: =F.DIST(E18,E14-1,E13-1,TRUE) artinya menentukan nilai signifikansi atau p value uji f pihak kiri.
  13. Cell E20: =FDIST(E18,E14-1,E13-1) artinya menentukan nilai signifikansi atau p value uji f pihak kanan.
  14. Cell E21: =FTEST(A7:A42,B7:B42) artinya menentukan nilai signifikansi atau p value uji f 2 pihak.
  15. Cell E22: =IF(E21>E17,"Homogen","Heterogen") artinya kita akan membuat keputusan terhadap hipotesis, yaitu apabila P Value Uji 2 Pihak lebih besar dari batas kritis 0,05 maka data kedua kelompok bersifat homogen dan sebaliknya apabila P Value Uji 2 Pihak lebih kecil dari atau sama dengan batas kritis 0,05 maka kedua kelompok bersifat heterogen.
Demikian Cara Mudah melakukan uji homogenitas varians Fisher F berdasarkan Excel.

Agar anda lebih udah memahami bahasan ini, kami anjurkan anda membaca artikel kami sebelumnya tentang "Uji Homogenitas" dan baca pula "Homogenitas Minitab."





0 comments :

Post a Comment

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini

Analisis SPSS