Metode Kolmogorov Smirnov


Metode Kolmogorov-Smirnov tidak jauh beda dengan metode Lilliefors.
Langkah-langkah penyelesaian dan penggunaan rumus sama, namun pada signifikansi yang berbeda. Signifikansi metode Kolmogorov-Smirnov menggunakan tabel pembanding Kolmogorov-Smirnov, sedangkan metode Lilliefors menggunakan tabel pembanding metode Lilliefors.





Keterangan :
Xi = Angka pada data
Z = Transformasi dari angka ke notasi pada distribusi normal
FT = Probabilitas komulatif normal
FS = Probabilitas komulatif empiris

PERSYARATAN
a. Data berskala interval atau ratio (kuantitatif)
b. Data tunggal / belum dikelompokkan pada tabel distribusi frekuensi
c. Dapat untuk n besar maupun n kecil.

SIGINIFIKANSI
Signifikansi uji, nilai |FT – FS| terbesar dibandingkan dengan nilai tabel Kolmogorov Smirnov.
Jika nilai |FT – FS| terbesar <nilai tabel Kolmogorov Smirnov, maka Ho diterima ; Ha ditolak.
Jika nilai |FT – FS| terbesar > nilai tabel Kolmogorov Smirnov, maka Ho ditolak ; Ha diterima.


Contoh :
Suatu penelitian tentang berat badan mahasiswa yang mengijkuti pelatihan kebugaran fisik/jasmani dengan sampel sebanyak 27 orang diambil secara random, didapatkan data sebagai berikut ; 78, 78, 95, 90, 78, 80, 82, 77, 72, 84, 68, 67, 87, 78, 77, 88, 97, 89, 97, 98, 70, 72, 70, 69, 67, 90, 97 kg. Selidikilah dengan α = 5%, apakah data tersebut di atas diambil dari populasi yang berdistribusi normal ?

Penyelesaian :
1. Hipotesis
  • Ho : Populasi berat badan mahasiswa berdistribusi normal
  • H1 : Populasi berat badan mahasiswa tidak berdistribusi normal


2. Nilai α
  • Nilai α = level signifikansi = 5% = 0,05


3. Statistik Penguji




4. Derajat bebas
  • Df tidak diperlukan

5. Nilai tabel
  • Nilai Kuantil Penguji Kolmogorov, α = 0,05 ; N = 27 ; yaitu 0,254. Tabel Kolmogorov Smirnov.

6. Daerah penolakan
  • Menggunakan rumus: | 0,1440 | < | 0,2540| ; berarti Ho diterima, Ha ditolak

7. Kesimpulan
  • Populasi tinggi badan mahasiswa berdistribusi normal α = 0,05.


Untuk penerapan Rumus kolmogorov, Baca Artikel kami yang berjudul:

Untuk Metode yang lain, yaitu Chi-Square, Liliefors, dan Saphiro Wilk akan dibahas dalam artikel lainnya.

Untuk Pengujian Normalitas dalam SPSS, Baca: Normalitas Pada SPSS

Metode Kolmogorov-Smirnov tidak jauh beda dengan metode Lilliefors. Langkah-langkah penyelesaian dan penggunaan rumus sama, namun pada signifikansi yang berbeda. Signifikansi metode Kolmogorov-Smirnov menggunakan tabel pembanding Kolmogorov-Smirnov, sedangkan metode Lilliefors menggunakan tabel pembanding metode Lilliefors. SIGINIFIKANSI Signifikansi uji, nilai |FT – FS| terbesar dibandingkan dengan nilai tabel Kolmogorov Smirnov. Jika nilai |FT – FS| terbesar

Kategori: ,

Post a Comment

  1. Om, mau tanya,, klo rumus Z ntu kan da di bagi SD y, SD nya itu sendiri apa ya om??

    ReplyDelete
  2. kalau Fs ngitungnya darimana um?

    ReplyDelete

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini

Author Name

{picture#http://3.bp.blogspot.com/-jaIJXPn-Qyk/U07JuQCwfwI/AAAAAAAACnk/ZeyEwYwAJBU/s1600/MeImage.jpg} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#https://www.facebook.com/anwar.hidayat1} {twitter#https://twitter.com/anwar1hidayat} {google#https://plus.google.com/u/0/117218062214858385079} {pinterest#https://id.pinterest.com/anwar1hidayat} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCk1kA5x6I7wwWPhMZ_65dMg} {instagram#https://www.instagram.com/anwar.hidayat1}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.