Berikut adalah penjelasan dari hasil uji analisis diskriminan dengan SPSS. Tabel Group Statistics di atas menerangkan bahwa kasus yang dianalisis ada 200 responden. 92 responden memberi keputusan 0 dan 108 memberi keputusan 1. Tabel Tests of Equality of Group Means di atas adalah hasil analisis untuk menguji kesamaan rata-rata variabel. Uji ini menggunakan Wilks' lambda dan nilai signifikansi. Jika angka Wilks' Lambda mendekati angka 0 maka cenderung ada perbedaan dalam kelompok. Semua variabel di atas nilai sig < 0,05, maka ketiga variabel memberikan perbedaan pada Y.



Interprestasi Analisis Diskriminan dengan SPSS


Artikel ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya yang berjudul:

Sebelum anda membaca artikel ini, sebaiknya anda terlebih dahulu mempelajari artikel sebelumnya tersebut.

Dalam interprestasi ini, anggap saja pada variabel dependen (Y) disebut sebagai "pengambilan keputusan", di mana nilai 0 adalah responden memberi keputusan 0 dan nilai 1 adalah responden memberi keputusan 1.

Analisis Diskriminan SPSS Group
Analisis Diskriminan SPSS Group

Tabel Group Statistics di atas menerangkan bahwa kasus yang dianalisis ada 200 responden. 92 responden memberi keputusan 0 dan 108 memberi keputusan 1.

Pada variabel X1 nilai rata-rata X1 pada kelompok 1 : 63.20, sedangkan kelompok 0: 35.92. Artinya rata-rata X1 terhadap Keputusan pada kelompok pertama (1) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kedua (0).
Begitu juga dengan variabel yang lain (X2 dan X3).

Analisis Diskriminan SPSS Test Equality
Analisis Diskriminan SPSS Test Equality

Tabel Tests of Equality of Group Means di atas adalah hasil analisis untuk menguji kesamaan rata-rata variabel. Uji ini menggunakan Wilks' lambda dan nilai signifikansi. Jika angka Wilks' Lambda mendekati angka 0 maka cenderung ada perbedaan dalam kelompok.

Keputusan Hipotesis dengan nilai signifikansi:
  • Jika signifikansi > 0,05 maka tidak ada perbedaan dalam kelompok
  • Jika signifikansi < 0,05 maka ada perbedaan dalam kelompok

Semua variabel di atas nilai sig < 0,05, maka ketiga variabel memberikan perbedaan pada pengambilan keputusan (Y).

Analisis Diskriminan SPSS Covariance Matrix
Analisis Diskriminan SPSS Covariance Matrix

Tabel di atas adalah tabel analisis Covariances dan Correlation. Lihat nilai Korelasi, apabila ada korelasi antar variabel independen dengan nilai > 0,5 maka dicurigai ada gejala multikolinearitas. Di atas tidak terdapat korelasi > 0,5, maka tidak ada multikolinearitas.

Analisis Diskriminan SPSS Box' M Test
Analisis Diskriminan SPSS Box' M Test

Untuk menguji kesamaan varian digunakan angka Box' M dengan ketentuan sebagai berikut :
• Jika signifikansi > 0,05 maka HO diterima
• Jika signifikansi < 0,05 maka H0 ditolak

Hipotesis:
  • H0 = Varians kedua kelompok data identik/homogen
  • H1 = Varians kedua kelompok data tidak sama/heterogen.

Dari nilai p-value statistik uji Box' M diketahui nilai p-value 0,364 (> 0,05) maka terima H0.
Dengan demikian varians kelompok data adalah identik/homogen.
NB: jika tidak terpenuhinya asumsi ini dapat dilakukan eksplorasi data untuk melihat kemungkinan ada tidaknya outlier data.

Analisis Diskriminan SPSS Stepwise Method
Analisis Diskriminan SPSS Stepwise Method

Di atas menunjukkan variabel yang dimasukkan dalam tiap tahap. Ada 3 tahapan, maka ada 3 variabel yang masuk model. Variabel yang masuk model adalah variabel yang mempunyai pengaruh bermakna pada Y dan tidak menyebabkan nilai F tidak signifikan.

Tahapan pemasukan variabel ditentukan oleh besar kecilnya angka sig of F to Remove dimana angka terkecil akan di dahulukan.

Analisis Diskriminan SPSS Variable In The Analysis
Analisis Diskriminan SPSS Variable In The Analysis

Tabel di atas menunjukkan variabel yang tetap tinggal didalam model, yaitu ada 3 variabel.

Analisis Diskriminan SPSS Variable Not In The Analysis
Analisis Diskriminan SPSS Variable Not In The Analysis

Tabel di atas menunjukkan variabel yang keluar dari dalam model dalam tiap tahap, sampai tahap 2 hanya ada 1 yaitu X1, tetapi akhirnya pada tahap 3 tidak ada yang dikeluarkan.

Analisis Diskriminan SPSS Wilk's Lambda
Analisis Diskriminan SPSS Wilk's Lambda

Tabel di atas menunjukkan perubahan nilai lambda dan nilai uji F dalam tiap tahap. Sampai tahap 3 nilai Sig tetap < 0,05, maka sampai tahap 3 variabel bebas masuk semua dalam model.

Angka signifikansi untuk 3 variabel sebesar 0,000 dengan nilai F 235,829 pada tahap satu dan pada tahap 3 signifikansi sebesar 0,000 dengan nilai F 175.397. Karena nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) maka variabel masing-masing kelompok mempunyai perbedaan yang signifikan.

Analisis Diskriminan SPSS Summary Canonical
Analisis Diskriminan SPSS Summary Canonical

Pada tabel Eigenvalues terdapat nilai canonical correlation. Nilai canonical correlation digunakan untuk mengukur derajat hubungan antara hasil diskriminan atau besarnya variabilitas yang mampu diterangkan oleh variabel independen terhadap variabel dependen.

Dari tabel di atas, diperoleh nilai canonical correlation sebesar 0,854 bila di kuadratkan (0,854 x 0,854) = 0.7293, artinya 72,93% varians dari variabel independen (kelompok) dapat dijelaskan dari model diskriminan yang terbentuk.

Nilai korelasi kanonikal menunjukan hubungan antara nilai diskriminan dengan kelompok. Nilai sebesar 0,854 berarti hubungannya sangat tinggi karena mendekati angka 1 (besarnya korelasi antara 0-1).

Sementara demikian saja interprestasi tentang analisis diskriminan dengan SPSS. Untuk interprestasi selanjutnya akan dijelaskan dalam artikel berikutnya yang berjudul:
Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

3 comments:

  1. siang, mau tanya

    1. untuk analisis diskriminan, bagaimana uji hipotesis dilakukan?

    2. bila kita ingin mengetahui apakah variabel X1, X2, X3 berpengaruh secara simultan terhadap Y, dilihat dari mana?

    3. bila kita ingin mengetahui apakah variabel X1, X2, X3 berpengaruh secara parsial terhadap Y, dilihat dari mana?

    thanks

    ReplyDelete
  2. sore, mau tanya, untuk analisis diskriminan, apakah dapat dilihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan dan parsial? kalai bisa, bagaimana caranya ya? thanks

    ReplyDelete
  3. 1. Hipotesisnya mirip dengan regresi linear
    2. Nilai Sig F step terkahir pada tabel "Variables Entered or removed" atau tabel "Wilk's Lambda"
    3. Nilai Sig F pada tabel "Tests of equality of group means"

    ReplyDelete

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini