Uji aukorelasi dengan Durbin Watson dapat dilakukan dengan aplikasi MS Excel. Setelah anda aktifkan, selanjutnya lakukan uji regresi linear dengan excel menggunakan bantuan AddIns Data Analysis Toolpak, caranya seperti dalam artikel: Regresi Linear dengan Excel. Misal, apabila array Residual anda tempatkan pada cell "G29:G108", maka tempatkan rumus uji durbin watson hitung di salah satu cell kosong yaitu di sebelah kanan nilai "Significance F", misal di cell "K16". Rumus atau formula yang anda ketikkan adalah: =SUMXMY2(G30:G108,G29:G107)/SUMSQ(G29:G108). Tentunya jika sudah mendapatkan nilai Durbin Watson hitung yang benar, anda dapat mebandingkannya dengan Durbin Watson Tabel untuk menentukan ada tidak autokorelasi.



Durbin Watson Hitung dengan Excel

Mengingat bahwa dalam uji regresi linear, kadang kita dihadapkan pada masalah harus menguji asumsi autokorelasi di mana salah satu metodenya adalah dengan uji Durbin Watson (DW). Apabila melakukan Regresi Linear dengan SPSS, nilai Durbin Watson otomatis akan muncul. Tetapi jika menggunakan aplikasi MS Excel, maka tidak semudah seperti SPSS. Sebagian pembaca blog ini mungkin belum mengetahui bahwasanya uji autokorelasi dengan Durbin Watson dapat dilakukan dengan aplikasi MS Excel. Sebenarnya cara ini sangat mudah untuk dilakukan apabila mengetahui caranya.

Sebelum melangkah lebih lanjut, anda wajib mengaktifkan Add Ins Data Analysis Toolpak pada aplikasi Excel anda. Untuk mengaktifkannya silahkan baca artikel kami tentang Mengaktifkan AddIns Data Analysis Toolpak pada Excel. Setelah anda aktifkan, selanjutnya lakukan uji regresi linear dengan excel menggunakan bantuan AddIns Data Analysis Toolpak, caranya seperti dalam artikel: Regresi Linear dengan Excel.

Tentunya jika anda berhasil melakukannya, maka akan mendapatkan nilai Residual, yaitu dengan cara mencentang "Residual" pada saat melakukan uji tersebut di excel.

Misal, apabila array Residual anda tempatkan pada cell "G29:G108", maka tempatkan rumus uji durbin watson hitung di salah satu cell kosong yaitu di sebelah kanan nilai "Significance F", misal di cell "K16". Rumus atau formula yang anda ketikkan adalah: 
=SUMXMY2(G30:G108,G29:G107)/SUMSQ(G29:G108)


Durbin W
Output Durbin Watson Excel



Perlu anda pahami dari rumus di atas, yaitu G30:G108. G30 adalah baris kedua. G108 adalah baris terakhir. Sedangkan G29:G107, maksudnya G29 adalah baris pertama dan G107 adalah satu baris sebelum baris terakhir. Baris yang kami maksud adalah array dimana variabel residual ditempatkan, yaitu pada cell G29:G108 di mana jumlah sampel/observasi sebanyak 80 sampel/observasi.

Jadi misal residual anda berada pada array K11:K101, maka rumus durbin watson hitung adalah:
=SUMXMY2(K12:K101,K11:K100)/SUMSQ(K11:K101)




Jika anda benar, maka anda akan mendapatkan nilai Durbin Watson hitung yang benar pula. Silahkan anda cocokkan dengan hasil dari software lain, misal SPSS, maka hasilnya pasti sama. Tentunya jika sudah mendapatkan nilai Durbin Watson hitung yang benar, anda dapat membandingkannya dengan untuk menentukan ada tidaknya autokorelasi.

Untuk lebih jelasnya, silahkan anda download file kerja dalam tutorial ini di: SINI.

Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

2 comments:

  1. siang pak, saya ingin menanyakan persamaan beda penuh itu dengan persamaan beda umum apakah sama atau beda? karena data saya mengalami autokorelasi? dan contoh persamaan beda penuh seperti apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, semua variabel diganti dg lag nya masing-masing

      Delete

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini