Setelah kita mempelajari uji Homogenitas, ada baiknya kita pelajari caranya dalam aplikasi STATA. Selanjutnya pada menu, klik Statistics, (Summaries, tables, and tests), Classical tests of hypotheses, Two-sample variance comparisons-test. Nilai F hitung 0,3831 pada degree of freedom (9,9). Apabila nilai F hitung tersebut dibandingkan dengan F Tabel pada DF (9,9) dan probabilitas 0,05 maka lebih besar nilai F hitung dari pada F Tabel. Atau cara mudahnya anda tinggal lihat nilai P Value (2*Pr(F < f)) di mana nilainya adalah 0,1691 lebih besar dari batas kritis 0,05



Homogenitas dengan STATA

Setelah kita mempelajari uji Homogenitas, ada baiknya kita pelajari caranya dalam aplikasi STATA. Caranya sangat mudah sehingga jangan sampai anda kelewatan pada bahasan kali ini, mengingat manfaatnya juga besar sekali. Uji homogenitas yang disediakan oleh STATA adalah uji Fisher F.

Langkah awal anda adalah mendownload terlebih dahulu file kerja dalam tutorial ini DI SINI. Setelah anda download silahkan buka dengan aplikasi STATA yang anda miliki. Maka tampilannya akan sebagai berikut:

Homogenitas STATA Dataset
Homogenitas STATA Dataset

Selanjutnya pada menu, klik Statistics, (Summaries, tables, and tests), Classical tests of hypotheses, Two-sample variance comparisons-test. Selanjutnya masukkan variabel A ke kotak First Variable dan masukkan variabel B ke kotak Second Variable.

Homogenitas STATA
Homogenitas STATA


Selanjutnya tekan OK dan lihat output!

Homogenitas STATA Output
Homogenitas STATA Output

Berdasarkan output di atas, nilai F hitung sebesar 0,3831 pada degree of freedom (9,9). Apabila nilai F hitung tersebut dibandingkan dengan F Tabel pada DF (9,9) dan probabilitas 0,05 maka lebih besar nilai F hitung dari pada F Tabel. Atau cara mudahnya anda tinggal lihat nilai P Value (2*Pr(F < f)) di mana nilainya adalah 0,1691 lebih besar dari batas kritis 0,05 sehingga keputusan hipotesis adalah menerima H0 atau yang berarti tidak terdapat perbedaan variance yang bermakna antara kedua variabel dan disebut juga dengan istilah homogen.

Untuk meyakinkan keputusan anda, maka anda dapat menggunakan grafik Box-Plot. Caranya pada menu klik Graphics, Box Plot. Setelah jendela baru terbuka, Isikan variabel A dan B ke kotak Variables.

Homogenitas STATA Boxplot
Homogenitas STATA Boxplot

Kemudian tekan OK dan Lihat Output!

Homogenitas STATA Boxplot Output
Homogenitas STATA Boxplot Output

Kedua Box Plot di atas menunjukkan panjang kaki atas dan bawah yang sama serta letak perpotongan garis horozontal juga sama, maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok bersifat homogen.

Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

0 comments:

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini