About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

16 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    terserah anda, tapi bukan suka-suka, sesuaikan dengan penelitian anda.

    Reply
  2. 2

    Firdaus Hudaya

    pilih alfa nya tu suka-suka atau ada syaratnya mas??

    Reply
  3. 3

    chezterabel

    caranya bagaimana kalo di excel?

    Reply
  4. 5

    Anwar Hidayat

    Chi-Square Tabel =Chiinv(Derajat Kepercayaan,Degree Of Freedom)
    Misal =Chiinv(0,05;10) maka hasilnya = 18,307

    Reply
  5. 6

    Halim Pranata

    thx om…
    mau koreksi…
    alpha = 0,05
    df = 10
    hasil nya bukan = 18,307 yah om ??
    maaf klo salah… hehe

    Reply
  6. 7

    Anwar Hidayat

    Bukan berhubungan, tapi ada perbedaan, ingat bahwa uji chi-square adalah uji komparatif atau perbedaan bukan asosiatif atau hubungan

    Reply
  7. 8

    Az Zahra

    Hasil uji statistik dengan menggunakan pearson chi square didapatkan nilai chi hitung sebesar 10.649 dengan nilai probabilitas sebesar 0,031. Kedua variabel dinyatakan berhubungan jika nilai probabilitasnya < 0,05. Karena p = 0,031< 0,05
    kalo ini maksudnya gmna om?

    Reply
  8. 9

    Anwar Hidayat

    Perlu saya tegaskan kembali, bahwa banyak orang yang salah kaprah, anggapan mereka uji chi-square adalah uji hubungan, sebenarnya tidak. Chi-Square adalah salah satu dari uji perbedaan. Uji ini digunakan apabila skala data tiap kelompok adalah nominal. Beda halnya dengan uji Independen T Test, uji tersebut juga uji perbedaan, tetapi apabila skala datanya interval atau rasio dan berdistribusi normal. Apabila skala data interval/rasio tapi tidak berdistribusi normal, atau skala ordinal, maka beda lagi jenis ujinya dan masih tergantung pada sumber data, banyaknya kelompok dan target yang diuji apakah mean, median atau variance.

    Reply
  9. 10

    Anwar Hidayat

    Apabila skala data interval/rasio berdistribusi normal dan sumber data berpasangan/subjek sama, maka uji yang digunakan adalah uji paired t test. Sedangkan jika tidak berdistribusi normal atau ordinal, maka kembali lagi tergantung pada sumber data, banyaknya kelompok dan target yang diuji. Misal ada 2 kelompok tidak berpasangan/bebas/subjek beda dengan target yang diuji adalah mean dan median, maka uji yang digunakan adalah mann whitney u test.

    Reply
  10. 11

    Anwar Hidayat

    Misal yang lain adalah jika skala data interval/rasio tidak berdistribusi normal pada 2 kelompok berpasangan (after/before atau sebelum/sesudah) dengan asumsi simetris dan target adalah peringkat mean, maka uji yang digunakan adalah Wilcoxon Match Pair Test. Sedangkan Wilcoxon Signed Rank Test sama dengan Wilcoxon Match Pair test, bedanya uji ini tidak membutuhkan asumsi simetris dan target yang diuji adalah median.

    Reply
  11. 12

    Anwar Hidayat

    Kembali lagi ke Mann Whitney U Test, uji ini disebut juga Wilcoxon Sum Rank Test, karena diciptakan oleh Wilcoxon dan target yang diuji adalah peringkat mean dan median. Uji ini mirip dengan Kolmogorov Smirnov Z (KS-Z) 2 sampel bebas, bedanya uji KS-Z digunakan untuk menguji perbedaan pada distribusi kumulatif dan tentunya target yang diuji adalah mean, median dan variance.

    Reply
  12. 13

    Anwar Hidayat

    Sekali saya tegaskan, uji hubungan atau asosiatif pasti akan mengembalikan nilai koefisien korelasi. Misal skala nominal, maka akan mengembalikan nilai koefisien phi, cramer atau kontingensi. Sedangkan jika skala ordinal akan mengembalikan nilai koefisien korelasi kendall tau -a, -b, -c, atau koefisien korelasi gamma, somer's dan spearman. Sedangkan jika skala interval akan mengembalikan nilai koefisien korelasi r pearson product moment. Silahkan anda cari dan baca lebih lanjut di blog ini, perihal berbagai uji yang saya sebutkan di atas. Trims.

    Reply
  13. 14

    Anonymous

    maaf min, untuk melihat hubungan biasanya di gunakan uji chi square ,
    untuk perbedaan baru dugunakan uji T .

    Reply
  14. 15

    Anwar Hidayat

    Apabila Chi-Square hitung > Chi-Square Tabel atau P value < batas kritis maka Model dinyatakan fit dengan data.

    Reply
  15. 16

    Fathonah Maysyaroh

    jika saya menggunakan uji rasio kemungkinan maksimum (likelihood ratio test) yang mengahsilkan nilai 561,963 dan hasil chi squared tabel sebesar 1.201,039 ini apakah berarti memperlihatkan penerimaan terhadap Ho dan hasil yang dipandang cukup akurat dan telah sesuai dengan data observasinya? mohon pencerahannya ya…. 🙂 makasih

    Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved