Uji Heteroskedastisitas Spearman Rho

23
1393

Uji Heteroskedastisitas Spearman dengan SPSS

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Uji Heteroskedastisitas“. Dalam Artikel tersebut dibahas macam-macam uji yang dapat dilakukan untuk uji heteroskedastisitas dan cara uji Glejser dalam SPSS untuk heteroskedastisitas. Artikel kali ini membahas Uji Heteroskedastisitas Spearman.

Artikel lain tentang heteroskedastistias dengan judul: “Uji Park

Pada bahasan kali ini akan dibahas salah satu uji heteroskedastisitas, yaitu Uji Spearman Rho Untuk Heteroskedastistias. Perlu diketahui bahwa sebenarnya uji Spearman digunakan untuk uji Bivariate Asosiatif 2 variabel bebas atau independen.

Metode Spearman Untuk Uji Heteroskedastisitas

Bagaimanakah metode uji Spearman? Jawabannya adalah: Uji Spearman dilakukan dengan cara mengkorelasikan nilai absolut residual dengan masing-masing variabel independen (x1, x2 dan x3).

Bagaimana kriteria pengujian untuk menjawab hipotesis? Jawabannya adalah seperti di bawah ini:

  1. Ho: Tidak ada gejala heteroskedastisitas
  2. Ha: Ada gejala heteroskedastisitas
  3. Ho diterima apabila nilai p value atau signifikansi > 0,05.

Apakah bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS? jawabannya tentu “Ya”.

Tutorial uji heteroskedastisitas spearman dengan SPSS

Bagaimana cara uji heteroskedastisitas spearman dengan SPSS? Mari kita mulai!

Buka aplikasi SPSS anda.

Buat data seperti di bawah ini:

Tabulasi Data Uji Heteroskedastisitas
Tabulasi Data Uji Heteroskedastisitas

Klik Menu, Analyze, Regression, Linear: kemudian masukkan Fisika, Bilogi, dan matematika ke kotak Variabel Independent dan masukkan variabel SPMB ke kotak variabel dependent.

Uji Heteroskedastisitas Spearman
Uji Heteroskedastisitas Spearman

Cari tombol “SAVE”, lalu klik sehingga muncul jendela dan cari “Unstandardized” lalu centang. Kemudian klik OK sampai jendela tertutup.

Langkah Uji Heteroskedastisitas
Langkah Uji Heteroskedastisitas

Abaikan output dan lihat ada satu variabel baru bernama “RES_1”

Kemudian absolutkan nilai residual (RES_1) dengan cara pada menu, klik Transform, target variabel baru dengan nama ABS_RES dan Numeric expression dengan: ABS_RES(RES_1). Maka akan muncul 1 variabel baru yaitu ABS_RES.

Langkah berikutnya adalah melakukan korelasi antara x1, x2, x3 dan ABS_RES. Caranya pada menu, klik analyze, correlate, bivariate, hilangkan centang pearson dan centang spearman. Masukkan x1, x2, x3 dan ABS_RES ke kotak variabel test kemudian OK.

Absolut Residual Uji Heteroskedastisitas
Absolut Residual Uji Heteroskedastisitas

Lihat Output!

Output Uji Heteroskedastisitas
Output Uji Heteroskedastisitas

Dari uji di atas lihat nilai Sig. pada 3 variabel X1, X2 dan X3 dengan ABS_RES. Semuanya nilai Sig. < 0,05 berarti terdapat gejala heteroskedastisitas atau H0 ditolak.

Demikian telah dijelaskan secara detail, tutorial cara uji heteroskedastisitas spearman dengan SPSS. Artikel berikutnya: “Uji Heteroskedastisitas dengan Melihat Grafik“. Untuk artikel yang sangat penting lainnya silahkan baca: Uji Heteroskedastisitas.

Terima kasih.

By Anwar Hidayat

TINJAUAN IKHTISAR
Asumsi Klasik


BAGIKAN


Berita sebelumyaTutorial Langkah Cara Uji Park Dengan SPSS
Berita berikutnyaTutorial Uji Heteroskedastisitas dengan Grafik Scatterplots SPSS

23 KOMENTAR

  1. Prof. Badi H Baltagi. 2011. Econometrics, Fifth Edition. Cyracus University, Center For Policy Research, Department of Economics, New York, USA.
    ISBN: 978-3-642-20058-8.
    eISBN: 978-3-642-20059-5.

  2. saya ingin tanya pak, untuk uji Heteroskedastisitas dengan korelasi Rank Spearman itu sumbernya dari buku apa ya pak ?

  3. makasi mas.saya jadi bisa buat bab 4 ni jadinya hehe.ngomong ngomong uji rank spearman untuk heterokedatisitas bisa digunakan untuk skala rasio kan? 5 RASIO variabe bebas l dan 1 vaRiabel tergantung

  4. Bisa sekali….caranya anda melakukan regresi antara variabel x dan y dengan cara menggunakan Data Analysis AddIn. Pada pilihan, anda centang residual. Itu adalah nilai unstandardized residual yang sama dengan SPSS, bahkan tingkat ketelitiannya sama tinggi dari pada SPSS, hingga 10 x ^16.
    Absolutkan variabel resiudal, Kemudian lakukan operasi spearman antara masing-masing variabel x dengan variabel absolut residual yang baru dibuat. Caranya baca artikel saya tentang Spearman Rho Excel: https://www.statistikian.com/2013/02/spearman-rho-excel.html

  5. Perlu dipahami bahwa uji spearman dalam artikel ini berfungsi untuk deteksi heteroskedastisitas. Dalam fungsi aslinya, spearman rho digunakan untuk uji asosiatif 2 variabel. Apabila ingin mengetahui korelasi beberapa variabel sekaligus dengan 1 variabel, sebaiknya gunakan korelasi ganda. Silahkan anda baca artikel kami tentang regresi korelasi.

  6. Mau tanya mas, apakah uji spearman ini hanya menguji Bivariate Asosiatif 2 variabel bebas saja? kalau variabel independennya lebih dari 2 boleh memakai uji ini tidak? misalnya 7 variabel gtuu

  7. Uji spearman adalah analisa data, yaitu untuk uji hipotesa korelasi dan asumsi klasik heteroskedastisitas, sedangkan tabulasi data adalah tahapan dari pengolahan data. Jadi keduanya dalam bahasan yang berbeda. Idealnya sebelum data dianalisis, maka perlu dilakukan pengolahan data di mana salah satu tahapannya adalah tabulasi data.

  8. ABS_RES adalah Absolut Residual yaitu nilai Absolut dari unstandardized residual. Pada uji Spearman untuk heteroskedastisitas yang digunakan adalah nilai Absolut Residual.

  9. mas ak mau tanya.. 1. ABS_RES itu maksud nya apa ya?? apa gunanya?? 2. lalu un residual tidak dimasukan dalam uji spearman rho ya?? kenapa??

  10. Mas sya boleh tanya apakah spearman selalu dirangkingkan dlu contoh baik ,cukup baik, kurang baik? Apakah tidak bisa kalau menggunkan angka saja tanpa merengking?terimakasih mas sya butuh sekali jawabann ini

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......