About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

59 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    Untuk p value shapiro wilk pada probabilitas 0,05:

    p value =0,9-(0,9-0,5)*(swt2 – W)/( swt2 – swt1)

    Di mana 0,9 adalah probabilitas 0,9
    0,5 adalah probabilitas 0,5
    W adalah nilai Wilk Hitung
    Swt1 adalah wilk p value table pada n dan probabilitas 0,5
    Swt1 adalah wilk p value table pada n dan probabilitas 0,9

    Reply
  2. 2

    denny saloon

    terima kasih atas bahan pembelajaran yg bagus ini. selanjutnya mau nanya kalo angka SIG itu ngitung manualnya pake rumus apa, kalo t nya oke, maka sig-nya juga memperkuat oke. makasih sebelumnya

    Reply
  3. 3

    Anwar Hidayat

    Tidak masalah, artinya tidak berdistribusi normal, karena < 0,05

    Reply
  4. 4

    Hendro

    Mas, kalo nilai sig saya .0000 itu gmana ya? saya mencoba melakukan uji normalitas pada harga saham harian selama lima tahun terakhir. terima kasih, mas.

    Reply
  5. 5

    Anwar Hidayat

    dengan explore artinya uji normalitas yang digunakan adalah uji lilliefors dan shapiro wilk serta berbagai grafik untuk deteksi normalitas dan outlier, yaitu antara lain: histogram, normall QQ, Detrend QQ, Stem-Leaf dan Box-Plot. Sedangkan Uji K-S adalah uji normalitas dengan menggunakan uji one sample kolmogorov smirnov.

    Reply
  6. 6

    Sisca Damayanti

    Mas, mau tanya apa bedanya uji normalitas yang menggunakan tahap analyze–>deskriptif statistic –> explore –> dan ada pilihan plotnya dengan uji non parametrik –> legacy dialog –> Uji K-S mohon dijelaskan mas. karena saya udah tes kedua cara tersbut hasilnya berbeda

    Reply
  7. 7

    Anwar Hidayat

    Uji normalitas diberlakukan secara tidak sama pada tiap uji hipotesa. Misal untuk uji regresi, normalitas pada residual. Untuk uji independen t test, normalitas pada tiap kelompok.

    Reply
  8. 8

    Mei

    mas, saya punya 2 variabel dependen, yaitu nilai tes kemampuan berpikir kritis dan nilai tes kemampuan berargumen. cara menghitung normalitas datanya apakah dihitung masing2 data nilainya sehingga menghasilkan 2 kesimpulan normalitas atau bagaimana?
    mohon bantuannya. terima kasih.

    Reply
  9. 9

    Anwar Hidayat

    Baca artikel saya tentang Wilcoxon Rank Sum Test

    Reply
  10. 10

    I Made Dedi Kurniawan

    pak mau tanya, pnelitian sya stelah uji normalitas ternyata datanya tidak normal dengan nilai sign pada kolmogorov smirnov 0,000. dan stelah sya melakukan uji wilcoxon nilai z -7,168 dgn sign 0,000. apa artinya nilai -7,168 tu??trimaksi.

    Reply
  11. 11

    Anwar Hidayat

    Kalau data kategorik maka tidak perlu ada uji normalitas

    Reply
  12. 12

    Annisa caca

    Pak saya mau tanya, kalo hubungan praktik diet dengan kejadian proteinuria pd pasien dm, nah kan itu vari kategorik tdk berpasangan. Saya pake uji chi square, nah trus utk praktik dietnya saya mau bikin skoring, baik dan buruk itu uji normalitas dulu ga? Caranya gmn ya?Makasi

    Reply
  13. 13

    Anwar Hidayat

    Uji Normalitas adalah uji asumsi atau syarat pengujian parametris, jadi apabila hanya uji deskriptive saja maka kiranya tidak perlu.

    Reply
  14. 14

    Anwar Hidayat

    Pemilihan uji statistik tergantung pada bentuk hipotesa, skala data dan lain-lain. Pelajari lebih lanjut di: Jenis Data dan Pemilihan Uji Statistik

    Reply
  15. 15

    Anwar Hidayat

    Tergantung pada jumlah sampel dan perkuat dugaan anda dengan berbagai grafik normalitas. pelajari di: Shapiro Wilk dan di: Normalitas Pada Regresi Linear Berganda.

    Reply
  16. 16

    Anwar Hidayat

    Karena kurang dari 50 maka sebaiknya gunakan uji Shapiro Wilk.

    Reply
  17. 17

    Erni Jasmita

    mas, saya mau tanya
    kalau sampel kita ada 40, untuk uji normalitas nya pakai Uji Kolmogorov-Smirnov atau Shapiro Wilk ? ? ?
    mhon bantuannya
    terimakasih

    Reply
  18. 18

    Anonymous

    Pak,,nilai Sig. pada kolom Shapiro-Wilk lebih besar dari 0,05, tp nilai Sig. pada kolom Kolmogorov-Smirnova 0,00. Datanya normal tidak??

    Reply
  19. 19

    Feri Susanto

    Permisi, mas saya mau tanya apakah suatu penelitian dengan 15 stasiun satu kali ulangan (2 variabel) bisa diuji menggunakan statistik (atu uji yang lain). Atau cukup dibahas secara deskriptif komparative saja?
    Terima Kasih

    Reply
  20. 20

    Anonymous

    pak, kalau penelitian deskriptif kan 1 variabel, itu perlu uji normalitas atau tidak? saya meneliti ttg iklim organisasi. terima kasih

    Reply
  21. 21

    Anwar Hidayat

    Uji Non Parametrik itu malah tidak membutuhkan uji normalitas. Harap anda pahami tentang beda dari uji parametris dan non parametris serta alasan mengapa digunakan uji non parametris, di mana salah satu sebabnya adalah karena tidak memenuhi asumsi normalitas.

    Reply
  22. 22

    Anonymous

    pak mau tanya, uji normalitas untuk data nonparametrik menggunakan apa ya? terima kasih

    Reply
  23. 23

    Anwar Hidayat

    Ya betul, anda punya alternatif uji non parametris yaitu Mann Whitney U Test. Sailahkan baca artikel kami tentang uji tersebut.

    Reply
  24. 24

    dedes

    pak, kalau uji normalitas nya tidak normal maka tidak bisa dilakukan uji t-dependen ya? mohon bantuannya pak, terimakasih

    Reply
  25. 26

    Anwar Hidayat

    Syarat homogen biasanya untuk uji independen t test atau anova, kalau independen t test gunakan uji independen t test unequal variance atau yang disebut uji eta. isa juga menggunakan uji Welch T Test. Kalau Anova menggunakan brown forsythe atau welch f

    Reply
  26. 27

    Anonymous

    Pak, kalo setelah diketahui data tidak normal kemudian dilakukan transformasi data, apa bisa dilanjutkan dengan uji parametris? Terima kasih

    Reply
  27. 28

    zakiya kiki

    pak, kalau data saya normal tapi tidak homogen atau sebaliknya, uji apakah yang seharusnya saya gunakan? mohon bantuannya, terimakasih

    Reply
  28. 29
  29. 30

    Lie Nuk

    Salam sesama orang kota tape 🙂

    Reply
  30. 31

    Anwar Hidayat

    Kalau jumlah sampel kurang dari 50, sebaiknya menggunakan uji shapiro wilk atau shapiro francia

    Reply
  31. 32

    maria ulfa

    pak, untuk uji normalitas tp data saya hanya 18 siswa, saya harus pakai uji apa?
    terima kasih

    Reply
  32. 33

    Anwar Hidayat

    Apabila uji yang anda gunakan adalah uji t berpasangan atau t pared, maka uji normalitasnya adalah pada selisihnya, yaitu variabel baru di mana nilainya adalah perbedaan antara nilai posttest dan pretest.

    Reply
  33. 34

    dina melinda

    pak…sya ada dua variabel dependent. tiapa variabel ada dua jenis data yaitu pretes dan postes. apakah masing-masing harus dihiitung normalitasnya?

    Reply
  34. 35

    Anwar Hidayat

    Nilai posttest dikurangi pretest

    Reply
  35. 36

    indahunpstudent

    maksud dari variable baru itu apa pak? trus ada rumus untuk mencari nya kah?
    mohon bantuannya

    Reply
  36. 37

    Anwar Hidayat

    Kalau asumsi normalitas terpenuhi pada uji anova, namun homogenitas tidak terpenuhi, maka anova tetap dilakukan namun dikoreksi dengan uji brown forsythe atau welch's f.

    Reply
  37. 38

    cardiac output

    pak bagaimana jika nilai normalitas yang saya dapatkan normal namun homogenitasnya tidak sama? apakah saya bisa lanjutkan ke anova atau tidak, dan metode apa yang harus saya kerjakan

    Reply
  38. 39

    Anwar Hidayat

    Tergantung analisisnya, jika independen t test: ya diuji masing-masing. Jika uji anova bisa cukup yang diuji normalitas adalah residualnya. Tetapi idealnya jika hanya ada 2 kelompok, maka menggunakan uji independen t test dari pada uji anova.

    Reply
  39. 41

    Nana Mahdiana

    Pak saya mau menguji normalitas pada kelas eksperimwn dan kontrol. Apakh ketika di uji normalitasnya kedua kelas ini diuji satu2 atau digabung ?

    Reply
  40. 42

    Nana Mahdiana

    Terima kasih sebelumnya pa.
    Tapi mau nanya lagi. Jika di uji normalitasnya apakah cara pengujian sama seperti tutoarial diatas. Karena punya saya data nya ada nilai pretest dan posttest pada masing2 kelas eksperimen dan kontrol?

    Reply
  41. 43

    Anwar Hidayat

    Kalau uji yang membandingkan antara pretest dan posttest mungkin lebih tepat menggunakan uji paired t test. Maka untuk referensi uji normalitasnya silahkan baca artikel statistikian yaitu: Paired T Test dengan SPSS. Jika dalam analisis anda melibatkan kelas kontrol dan eksperimen serta ada 2 pengulangan, yaitu pretest dan posttest, maka perlu anda pertimbangkan untuk menggunakan analisis lain yang mungkin lebih sesuai, yaitu reppeated measure anova.

    Reply
  42. 44

    Anwar Hidayat

    Jika yang tersedia hanya aplikasi SPSS, sebaiknya menggunakan uji lilliefors atau shapiro wilk, namun jika anda memiliki aplikasi STATA, anda bisa menggunakan uji Ryan Joiner

    Reply
  43. 45

    zylan

    mas mau tanya, kalau semisalnya datanya berjumlah 34, lebih baik pake metode apa ya dalam pengujian uji normalitasnya? kolmogorov atau ryan joinner

    Reply
  44. 46

    Anwar Hidayat

    Tergantung kasusnya, misalnya kalau itu untuk syarat uji regresi linear, maka dilakukan transformasi

    Reply
  45. 47

    Witri Nasmita

    KALAU TIDAK normal apa yang harus dilakukan lagi mas?

    Reply
    1. 47.1

      Anwar Hidayat

      Silahkan anda cek mungkin ada outlier atau yang biasa disebut dengan data pencilan. Selama ada data pencilan, syarat normalitas biasanya sulit untuk terpenuhi. Jika segala cara dilakukan masih tetap saja, anda bisa menggunakan uji robust. Kalau dalam regresi linear misalnya, maka silahkan gunakan uji regresi linear dengan robust. Saya sudah membahasnya di artikel tentang normalitas regresi linear dengan STATA.

      Reply
  46. 48

    Sigit

    Terima kasih artikelnya Pak.

    Izin bertanya, dg soal yang sama diujikan di pretest dan posttest diberikan di dua kelas (eksperimen dan kontrol). cara penghitungannya bagaimana Pak? sampel @ kelas < 25. Terima kasih.

    Sebagai perbandingan, saya menggunakan alur analisis data
    1. Uji Shapiro Wilk
    2. Uji Levene's
    3. Uji T independent Sample

    Reply
  47. 49

    gita septya

    Jika data saya ada 34 nilai kelas A dan 34 nilai kelas B.. itu artinya saya punya 68 sampel atau 34 sampel? terimakasih.

    Reply
      1. 49.1.1

        gita septya

        trimaksih bapak…
        pak izinkan saya bertanya lagi..
        Jika software yang saya gunakan adalah SPSS dan jumlah sampel kelas A 34 dan kelas B 34
        untuk melakukan uji normalitas sebaiknya saya menggunakan uji klomogorov smirnov atau lillieferos pak..
        saya sudah melakukan uji dengan kedua cara tersebut dan hasilnya berbeda…
        jika menggunakan KS kedua kelas normal jika menggunakan lillieferos tidak

        Reply
        1. 49.1.1.1
  48. 50

    Sinta apriliastuti

    pak, saya mau tanya..kalau sig 0,000 itu gimana ya ? apa ada masalah dgn data saya ? saya sedang meneliti tentang perbandingan, dan butuh hasil dari uji normalitas utk melanjutkan ke uji mann whitney atau independet t test. terimakasih

    Reply
    1. 50.1

      Anwar Hidayat

      Itu sebenarnya bukan 0 melainkan 0,000xxxxdigit angka, misal 0,00000000006. Jadi tidak ada masalah sebenarnya.

      Reply
  49. 51

    Jesse Adams

    pak saya mau tanya apakah jika statistik non parametrik, ingin menguji hubungan 2 variabel diperlukan uji normalitas?

    Reply
  50. 52

    Prima P P

    Selamat malam Pak Anwar,
    Saya meneliti tentang hubungan x1 relationship marketing dan x2 kualitas pelayanan terhadap y kepuasan pelanggan.
    Namun saat saya uji normalitas dengan spss, data pada kolom smirnov nilainya .000. Itu artinya apa ya pak?
    apakah berdistribusi normal?

    Dan saat melakukan uji normalitas ini, memasukkan di menu explore pada kolom dependent saya masukkan semua data Y ya pak?

    Terima kasih.

    Reply
    1. 52.1

      Anwar Hidayat

      0,000 itu artinya nilai sebenarnya lebih kecil dari 0,001, bisa jadi nilainya 0,00000001 atau 0,00000000000001. Karena nilainya < 0,05 maka terima H1 atau yang berarti berdistribusi tidak normal. Cara anda sudah benar.

      Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved