Uji Z adalah salah satu uji statistik yang pengujian hipotesisnya didekati dengan distribusi normal. Menurut teori limit terpusat, data dengan ukuran sampel yang besar akan berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji Z dapat digunakan untuk menguji data yang sampelnya berukuran besar. Z tabel adalah tabel statistik untuk uji Z. Bagaimana Cara Membuat Z Tabel dengan Excel? Buka Aplikasi MS Excel anda. Pada Cell Berikut ketikkan rumus/formula excel: Cell A7: -4. Artinya kita membuat nilai Z secara berurutan. Uji Z adalah salah satu uji statistika yang pengujian hipotesisnya didekati dengan distribusi normal. Uji Z ada 2 jenis, yaitu uji Z 1 pihak dan 2 pihak. Silahkan Download Tabel Z.

Membuat Z Tabel Dengan Excel


Z tabel adalah tabel statistik untuk uji Z. Bagaimana Cara Membuat Z Tabel dengan Excel?

Uji Z adalah salah satu  uji statistik yang  pengujian hipotesisnya didekati dengan distribusi normal.  Menurut teori limit terpusat, data dengan ukuran sampel yang besar akan berdistribusi normal.  Oleh karena itu, uji Z dapat digunakan untuk menguji data yang sampelnya berukuran besar.  Jumlah sampel 30 atau lebih dianggap sampel berukuran besar.  Selain itu, uji Z ini dipakai untuk menganalisis data yang varians populasinya diketahui.  Namun, bila varians populasi tidak diketahui, maka varians dari sampel dapat digunakan sebagai penggantinya.





Uji Z ada 2 jenis, yaitu uji Z 1 pihak dan 2 pihak. Dalam bahasan ini kita tidak akan membahas terlalu jauh tentang uji Z itu sendiri, tetapi akan kita bahas bagaimana caranya membuat Z Tabel.

Untuk mempermudah tutorial excel z tabel ini, sebaiknya anda download file kerja di link berikut:




Buka Aplikasi MS Excel anda.
Pada Cell Berikut ketikkan rumus/formula excel:

  1. Cell A7: -4
  2. Cell A8: =A7+0,1 dan Kopi Pastekan (Kopas) hingga cell A87. Artinya kita membuat nilai Z secara berurutan dengan rentang perbedaan tiap urutan adalah 0,1, dimulai dari -4,00 hingga +4,00.
  3. Cell B6: 0
  4. Cell C6: =B6+0,01 dan kopas hingga cell K6. Artinya kita membuat nilai digit ke-2 dari nilai Z secara berurutan dengan rentang perbedaan tiap urutan adalah 0,01, dimulai dari 0,00 hingga 0,09.
  5. Cell B7: =NORMSDIST($A7-B$6) dan kopas hingga cell K87. Artinya kita berusaha mendapatkan nilai probabilitas berdasarkan nilai Z atau Z Score yang didapat berdasarkan pengurangan nilai Z baris oleh Z kolom atau Z baris - Z kolom. Contoh: Nilai Probabilitas 0,025 merupakan nilai probabilitas dari nilai Z baris (-1,90) dikurangi Z kolom (0,06) = -1,96. Artinya pada Z Score  -1,96 nilai probabilitasnya adalah 0,025.
Demikian cara mudah membuat tabel Z dengan MS Excel.

Bagaimana interprestasi dalam membaca Z Score? Silahkan baca artikel kami tentang "Spearman Rho Excel."
Statistikian

Statistikian

Blog Untuk Mempelajari Jenis Uji Statistik, Penelitian, SPSS dan Statistik Berbasis Komputer seperti excel, Stata dan Minitab. Bantuan Olah dan Analisa Data, SMS: 085748695938.

Tinggalkan Komentar:

1 comments:

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini