Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS

Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS Sebelumnya kita telah mempelajari Interprestasi Analisis Cluster Hirarki dengan SPSS. Selanjutnya perlu diingat kembali…

Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS

Sebelumnya kita telah mempelajari Interprestasi Analisis Cluster Hirarki dengan SPSS. Selanjutnya perlu diingat kembali bahwasanya ada dua macam analisis cluster, yaitu analisis cluster hirarki dan analisis cluster non hirarki. Analisis cluster non hirarki salah satunya dan yang paling populer adalah analisis cluster dengan K-Means Cluster. Ciri khas dari analisis cluster yang satu ini adalah kita menentukan sendiri dari awal berapa cluster yang akan kita bentuk. Oleh karena itu dalam tutorial ini, kita akan coba membuat 3 cluster pada sampel dan variabel seperti artikel sebelumnya yaitu analisis cluster hirarki dengan SPSS. Langsung saja kita pelajari tutorial uji atau Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS.

Download file kerja dalam tutorial ini: Dataset dan Output.

Standarisasi Analisis Cluster

Sebelum melangkah lebih jauh, silahkan anda lakukan proses standarisasi variabel seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya pada analisis cluster hirarki. Setelah proses standarisasi selesai, maka kita bulai tutorial ini, yaitu:

Pada menu, klik “Analyze”, “Classifiy”, “K-Means Cluster”.

Analisis K-Means Cluster

Langkah Analisis Cluster K Means dengan SPSS

Perhatikan jendela di atas, anda masukkan variabel yang telah distandarisasi ke dalam kotak “Variables” dan masukkan variabel “Sampel” ke dalam kotak “Label Cases by:”. Kemudian pada “Method” pilih “iterate and classify” serta pada “Number of cluster” anda masukkan angka 3. Angka 3 di sini berarti anda akan membentuk 3 cluster. Selanjutnya klik tombol “Continue”.

Klik tombol “Save” kemudian centang “Cluster Membership” dan “Distance from cluster center”. Proses “Save” berguna untuk membentuk variabel baru secara otomatis untuk keperluan tahap akhir clustering yaitu tahap profiling. “Cluster Membership” artinya pada dataset, kita akan memberi tanda tiap sampel akan masuk ke salah satu cluster yang telah kita bentuk. Sedangkan “Distance from cluster center” untuk membentuk variabel baru yang merupakan jarak dengan nilai tengah cluster. Selanjutnya klik tombol “Continue”.

K-Means Save

Klik tombol “Options” kemudian pada “Statistics” centang “initial cluster center” dan “Anova Table”.

K-Means Initial Cluster

Setelah anda klik “Continue” maka selanjutnya anda berada pada jendela utama, maka klik “OK” dan lihat “Output”.

Sampai tahap ini anda telah selesai melakukan analisis k-means cluster dengan menggunakan aplikasi SPSS. Maka selanjutnya adalah anda menginterprestasikan hasilnya dengan membaca artikel kami selanjutnya, yaitu: Interprestasi Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS. Demikianlah artikel kami yang menjelaskan tentang Analisis Cluster Non Hirarki dengan SPSS atau disebut juga dengan Analisis Cluster K Means.

By Anwar Hidayat

This article was last modified on March 23, 2017, 2:54 am

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan WhatsApp: 08816050259, atau SMS/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Recent Posts

Pengertian Simple Random Sampling, Jenis dan Contoh

Pengertian Simple Random Sampling, Jenis dan Contoh Pengertian Simple Random Sampling Dalam kesempatan ini akan kami coba sharing tentang pengertian…

3 hari ago

Penjelasan dan Tutorial Regresi Linear Berganda

Penjelasan dan Tutorial Regresi Linear Berganda Dalam kesempatan ini, saya akan coba menjelaskan tentang Regresi Linear Berganda serta tutorial regresi…

2 bulan ago

Cara Hitung Rumus Slovin Besar Sampel

Cara Perhitungan Rumus Slovin Besar Sampel Minimal Pengertian Rumus Slovin Rumus Slovin adalah sebuah rumus atau formula untuk menghitung jumlah…

2 bulan ago

F Tabel Lengkap Beserta Cara Mencari dan Membacanya

F Tabel Lengkap Selamat pagi, siang atau malam wahai semua pengunjung dan pecinta statistikian.com. Dalam kesempatan ini saya akan menjelaskan…

3 bulan ago

Tutorial Uji Regresi Ordinal dengan SPSS

Tutorial Analisis Regresi Ordinal dengan SPSS Berikut dalam artikel kali ini akan kita bahas bagaimana cara melakukan uji regresi ordinal…

6 bulan ago

Contoh Penelitian Bisnis dengan Regresi Linear

Contoh Penelitian Bisnis Menggunakan Uji Regresi Linear Berganda Contoh penelitian bisnis ini adalah salah satu contoh penelitian yang biasa digunakan…

8 bulan ago