About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

18 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    Bisa saja, yang penting sesuai dengan kebutuhan dalam Hipotesa penelitian.

    Reply
  2. 2

    Anonymous

    Bos untuk penelitian dengan 1 variabel bisa gak dilakukan?

    Reply
  3. 3

    Anwar Hidayat

    Perbedaan yang anda maksud kan perubahan antara pre dan post test, maka buat variabel baru yang merupakan hasil matematis pengurangan post test dan pre test (post test – pre test). variabel baru tersebut sebagai variabel terikat. nanti akan ketahuan adakah perbedaan perubahan nilai pretest dan posttest berdasarkan karakteristik.

    Reply
  4. 4

    Anonymous

    selamat pagi pak, saya ingin bertanya apabila sampelnya terdiri dari 2 kategori yang memiliki karakteristik yang berbeda tetapi masing masing kategori tersebut ada nilai pre dan postnya bagaimana cara mengujinya pak untuk mengetahui perbedaan dari kedua kategori tersebut (untuk mengetahui lebih besar reaksi kategori 1 atau kategori 2) ? terimakasih banyak sebelumnya

    Reply
  5. 6

    Rosita Anggraeni

    Pak saya ingin bertanya bisa diuji kan kalau jumlah masing masing kelompok sample tidak sama misal kel 1 jumlah 11, kel 2 jumlah 7

    Reply
  6. 7

    Anwar Hidayat

    Jika uji independen t test tidak memenuhi syarat normalitas, maka diganti dengan uji non parametris yaitu uji mann whitney u test

    Reply
  7. 8

    Ayunda Alqusyairi

    Pak kalo datanya gag normal bagaimna???

    Reply
  8. 9

    Anwar Hidayat

    Paired t test tidak perlu uji homogenitas

    Reply
  9. 10

    Daniel Muhammad

    Izin tanya pak,. Apakah untuk desain one group desain pre tes-post tes dgn memakai uji paired t tes, hrus memerlukan uji leviene tes (homogen) seperti hal nya independent t tes..??
    Mhon pencerahan dan alasannya, trima ksih pak..

    Reply
  10. 11

    Anwar Hidayat

    Karena kita sedang membahas independen t test, maka saya akan menjawab perihal tersebut: yaitu karena ada 2 kali pengujian yaitu pre dan posttest, maka ada 2 uji independen t test, dimana yang pertama adalah independen t test untuk menguji perbedaan mean kelompok kontrol dan kasus pada saat pretest dan uji independen t test untuk menguji perbedaan mean kelompok kontrol dan kasus pada saat posttest.
    Sehingga uji normalitas ada 4, yaitu uji normalitas pada kelompok kontrol saat pretest, kontrol posttest, kasus pretest dan kasus posttest.
    Sedangkan uji homogenitas ada 2, yaitu uji homogenitas yang menilai kesamaan varians antara kelompok kontrol dan kasus saat pretest dan uji homogenitas yang menilai kesamaan varians antara kelompok kontrol dan kasus saat posttest.

    Reply
  11. 12

    Fauziah Nofrizal

    Sore pak, maaf sebelumnya saya sudah bc yg atas" tp msh mau memeastikan.
    jadi misalnya kalo ada 2 kelompok eksperimen dan kontrol dan masing-masing ada pretest-postest, uji normalitas dan homogenitasnya ada 2 ya?
    pertama uji normalitas dan homogenitas soal pretes di kelompok ekperimen
    lalu uji normalitas dan homogenitas soal postes kelompok kontrol
    begitu ya pak ? maaf kalo saya salah hehe

    Reply
  12. 13

    Anwar Hidayat

    Tidak masalah asalkan memenuhi asumsi

    Reply
  13. 14

    Fannia Haryani

    kalo perbedaannya jauh sekali bagaiamana? kel 1 jumlahnya 483 kelompok 2 jumlahnya hanya 42?

    Reply
  14. 16

    Fannia Haryani

    kalo yang kelompok 1 tidak normal, kelompok 2 normal?

    Reply
  15. 17

    tik7smpn1tgr

    mohon penjelasan pak. saya menghitung mengunakan rumus t tes dan hasilya minus, bagimana ya cara membandingkan dengan t tabelnya.?

    Reply
    1. 17.1

      Anwar Hidayat

      Nilai t diabsolutkan kemudian dibandingkan dengan t tabel. Jika T hitung yang diabsolutkan tersebut lebih besar dari t tabel, maka menerima h1. Atau cara lain, nilai t tabel yang minus tersebut dibadningkan dengan – t tabel, jika – t hitung < - t tabel sama dengan t hitung > t tabel, dan jawaban hipotesis menerima h1.

      Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved