About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

68 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    Levene's Test dan Fisher F

    Reply
  2. 2

    eka sari putri wardoyo

    kalo macam-macam uji homogenitas apa aja ya?
    apa hanya bartlet?
    mohon infonya…
    trimakasih

    Reply
  3. 3

    Anwar Hidayat

    Apakah nilai 0,001 yang anda maksud dapat mewakili keseluruhan populasi? Dapatkah nilai tersebut digunakan sebagai batasan untuk menyatakan dalam derajat kemaknaan 95% apakah bermakna atau tidak? maka jawabannya tidak. Jadi harus kita perhatikan probabilitasnya, maka dibuatlah rumus, salah satunya uji fisher f atau levene's test.

    Reply
  4. 4

    Hantoro Soegiarto

    Mohon petunjuk,
    Apabila dalam SPSS saya menganalisa "descriptive Statistics" dandiasan ada mean dan standart deviasi.
    Apakah bisa nilai dari standart deviasi tersebut menjadi acuan homogenitas dan heterogenitas data pada sebua variabel, saya memilih apabila dalam satu variabel, indikator dengan std dev terkecil saya anggap homogen sebaliknya heterogen.
    Tetapi apabila selisih min dan maks hanya beda tipis 0.001 bagaimana?
    Terima kasih sebelumya

    Reply
  5. 5

    Anwar Hidayat

    0,95 adalah derajat kepercayaan yaitu 95%. dan nilai 3 adalah degree of freedom (DF) atau derajat kebebasan. Rumus DF = (c-1) (r-1). Di mana c adalah jumlah kolom dan r adalah jumlah baris. Untuk lebih jelasnya anda pelajari di: Chi-Square Tabel dalam excel.

    Reply
  6. 6

    Melly mmo

    Jika α = 5% dari tabel distribusi chi kuadrat dengan dk = 3 didapat X20.95(3) = 7.81.

    X2= 0,95 (3), itu dari mana ya Mas? makasih..

    Reply
  7. 7

    Anwar Hidayat

    Kalau data berasal dari kelompok yg sama (berpasangan) maka tidak perlu uji homogenitas, kecuali anda akan melakukan uji Wilcoxon Signed Rank Test

    Reply
  8. 8

    Anwar Hidayat

    Karena Varians jauh berbeda antara 1 kelompok dg kelompok lainnya. Homogenitas Dibutuhkan jika kita akan menganalisis perbedaan Mean antara 2 atau beberapa kelompok yang berbeda subjeknya.

    Reply
  9. 9

    acca

    terima kasih artikel ini sangat membantu

    Reply
  10. 10

    Anonymous

    Mohon petunjuknya.
    Apa yg menyebabkan data tidak homogen?
    Dan bagaimana mengatasi data yang berdistribusi normal namun tidak homogen sedangkan asumsi homogenitas data dibutuhkan dalam analisis?
    Terima kasih.

    Reply
  11. 11

    soni

    pak mau tanya, kalo uji homogenitas untuk one group pre test post test gimana ya pak? 1 kelas eksperimen tidak ada kelas kontrol, data suma hasil pre test dan post test, mohon bantuannya pak, terima kasih

    Reply
  12. 12

    Anwar Hidayat

    Kalau anda melakukan uji regresi, tidak perlu asumsi homogenitas, tapi yang benar asumsi homoskedastisitas.

    Reply
  13. 13

    erlinda octarina

    malam pak, saya memiliki data yang normal tapi tidak homogen. sudah transformasi data tapi tetap tidak homogen. sebaiknya apa yang dilakukan jika saya akan melakukan uji statistik parametrik (regresi)
    mohon pencerahannya.. trims..

    Reply
  14. 14

    Anwar Hidayat

    Selama anda tidak melakukan Uji Independen T Test atau Uji Anova, maka tidak perlu uji homogenitas

    Reply
  15. 15

    Fatemah Rosma

    Assalam. mau nanya pak, saya sedang menguji peningkatan keterampilan pemecahan masalah pada satu kelas siswa, jumlahnya 30 orang. data keterampilan pemecahan masalahnya didapat dengan cara menghitung selisih nilai postes dan pretes siswa. apa data tersebut perlu dilakukan uji homogenitas pak? trimakasih.

    Reply
  16. 16

    Anwar Hidayat

    Bisa menggunakan uji independen t test jika asumsi normalitas terpenuhi, jika asumsi normalitas tidak terpenuhi maka ganti uji mann whitney.

    Reply
  17. 17

    Anwar Hidayat

    Tidak diperlukan, karena kalau menilai kontribusi itu digunakan uji pengaruh misalkan uji uji regresi linear, dan uji homogenitas tidak menjadi syarat atau asumsinya. Uji homogenitas itu diperlukan untuk syarat uji beda sampel bebas, misalkan uji Anova atau independen t test.

    Reply
  18. 18

    Anonymous

    Salam Bapak Anwar,
    Adakah tahapan selanjutnya untuk menguji perbedaan dua populasi, apabila setelah uji homogenitas kedua sampel tidak homogen? perlu diketahui bahwa nilai minimum kedua sampel sama, yaitu nol, dan nilai maksimum serta rata-rata tidak berbeda jauh. Apakah tidak bisa dilakukan uji Mann-Whitney?

    Terima Kasih

    Reply
  19. 19

    sukarmin spd

    untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel x terhadap Y ap diperlukan uji homogenitas pak ?

    Reply
  20. 20

    Anwar Hidayat

    Homogenitas adalah kesamaan varians antar variable. Sedangkan homoskedastisitas itu lebih spesifik, yaitu kesamaan varians antara variable bebas dengan residualnya.

    Reply
  21. 21

    Anonymous

    apa bedanya homogenitas dengan homoskedastisitas..???

    Reply
  22. 22

    Anwar Hidayat

    Untuk uji homogenitas (kesamaan varians) pada dua atau lebih kelompok dengan skala data interval atau rasio (kuantitatif)

    Reply
  23. 23

    susmiradelta

    Pak mau tanya spesifikasi uji levene test itu untuk data seperti apa ya? Terima kasih

    Reply
  24. 24

    Anwar Hidayat

    Uji homogenitas diperlukan jika uji hipotesis memang membutuhkan uji homogenitas sebagai uji asumsinya, misal uji anova dan independent t test

    Reply
  25. 25

    Alrisi kalvin

    Assalamualaikum Pak Anwar, saya mau tanya saya ingin mengetahui korelasi dua variable dengan satu group sample. Variablenya kebiasaan siswa menggunakan internet dan hubungannya terhadap kemampuan kosa kata. Untuk kebiasaan menggunakan internet, saya menggunakan angket untuk mengukurnya dan untuk peningkatan kosakata saya menggunakan test. Yang saya mau tanyakan perlukah saya melakukan uji homogenitas? Soalnya setelah saya coba di spss tidak bisa karena skor keduanya bebeda jauh. Untuk nilai maksimal angketnya 75 dan saya menggunakan likert scale 1-5 untuk nilai setiap jawaban dengan jumlah angket 14 nomor, sedangkan tesnya skor 100 dengan 50 soal dimana setiap soal untuk jawaban benar saya beri point 2. Mohon bantuannya.

    Reply
  26. 26

    Anwar Hidayat

    Lakukan uji non parametris, yaitu jika ada lebih dari 2 perlakuan, maka gunakan uji kruskall wallis. Sedangkan jika hanya ada 2 perlakuan, guakan uji mann whitney u test. Pelajari kedua artikel tersebut di blog ini. Trims.

    Reply
  27. 27

    Adolfus Aditya

    Selamat siang pak, saya mau tanya mengenai uji homogenitas data yang saya miliki. Saat ini saya sedang menguji perbedaan sikap terhadap WOM yang ditinjau dari jenis kelamin subjek. setelah saya lakukan uji normalitas, data saya tidak normal dan setelah melakukan uji homogenitas data saya juga tidak homogen. Sebaiknya saya harus bgmn ya pak?

    Reply
  28. 28

    Anwar Hidayat

    Gunakan independen t test unequal variance. Baca artikel saya tentang independen t test

    Reply
  29. 29

    Jeli Farida

    Saya melakukan uji perbedaan 2 mean, data saya normal namun tidak homogen, solusinya bagaimana Pak? Mohon bantuannya, terimakasih

    Reply
  30. 31

    agung ryanto

    assalamalikum pak, dari penyelesaian diatas saya masih bingung menentukan Ftabel. tolong pak.

    Reply
  31. 32

    Fikri

    Assalammualaikum,, maaf pak mohon bantuanny..
    judul saya EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TGT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA

    apakah saya perlu memberikn pretest dan post test dlm penelitian ini, mengingat saya ingin mengukur aktivitas siswa..
    kemudian, cara mengukur aktivitas siswa bagaimana pak ?? apakah bisa menggunakan SPSS Versi 16 ??

    terima kasih pak sebelumny..

    Reply
    1. 32.1

      Anwar Hidayat

      Kalau melihat kasus anda, saya sepertinya paham maksudnya, yaitu nanti anda akan menilai adakah perbedaan aktivitas belajar siswa, antara sebelum dan sesudah perlakuan model pembelajaran TGT. Di mana ada 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan TGT dan kelompok tanpa perlakuan. Anda akan menilai, apakah antara kedua kelompok tersebut terdapat perbedaan ataukah tidak perubahan aktivitas belajarnya. Maka jawabannya atas pertanyaan anda: anda harus punya dua data, data sebelum perlakuan dan data sesudah perlakuan, baik pada kelompok perlakuan dan juga yang ukan perlakuan. Maka dalam hal itu, anda bisa gunakan pretest dan posttest. Asalkan aktivitas siswa bisa anda ukur dengan kuesioner. Kalau tidak bisa, anda bisa menggunakan data pengamatan atau check list, baik data sebelum dan sesudah perlakuan.

      SPSS berfungsi sebagai alat hitung statistik inferesial, yang maksudnya adalah untuk menilai apakah ada perbedaan atau tidak serta besarnya perbedaan itu bermakna secara statistik ataukah tidak. Untuk aktivitas belajar siswa itu sendiri, silahkan anda pahami konsepnya, tentu cara anda mengukurnya harus esuai dengan konsep atau teori yang sudah ada.

      Reply
      1. 32.1.1

        Muhammad Zulfikri

        Terima kasih pak atas Jawaban bapak sebelumnya,, memberi pencerahan utk saya…

        saya pernah betanya pada senior di kampus,, beliau berkata kalau Kelas Eksperimen saya nantinya mendapat perlakuan (M) model TGT dgn Power Point (Ppt),,,, Sementara Kelas Kontrol saya nantinya mendapat perlakuan (N) model Konvensional dgn Power Point…
        tapi saya jd ragu,, mengingat judul saya kan mengenai efektivitas TGT dgn Ppt,, wajar bila Kelas Eksperimenny mendapat perlakuan Model TGT dgn Ppt… tp apakah wajar kalo kelas kontrol ny nti mendapat perlakauan Model Konvensional dgn Ppt ?? atau gimana pak ?? sampai sekarang saya masih berhenti di Bab III karena hal2 yg saya tanyakan ini pak.. sebab banyak sumber di internet yg berbeda2 desainny..

        selain itu pak cocok atau tidak jika Analisis Data nya saya gunakan model ANAVA pak ?? dan mengenai Uji F apakah jg benar kalo saya gunakan di penelitian ini pak ??

        Terima kasih sekali lagi pak,, maaf merepotkan..

        Reply
        1. 32.1.1.1

          Anwar Hidayat

          Yang anda ukur perbedannya adalah perubahan antara pre dan post atau selisihnya, jadi bukan post tersendiri dan pre tersendiri. Kalau Uji Anova untuk uji beda varians antar kelompok, efektif untuk lebih dari 2 kelompok. Jika 2 kelompok, cukup uji independen t test saja.

          Reply
  32. 33

    Muhammad Zulfikri

    ooo begitu,, saya faham,,
    terima kasih ya pak…
    sukses terus..

    wassalam..

    Reply
    1. 33.1

      Anwar Hidayat

      Ok, trims

      Reply
  33. 34

    Aulia

    Pak mau tanya, lilieforse Test Itu test untuj data yg seperti apa ya?

    Reply
    1. 34.1

      Anwar Hidayat

      Uji untuk menilai sebaran data, apakah sebaran data terdistribusi normal ataukah tidak.

      Reply
  34. 35

    neni

    saya mau melakukan uji Anova, tetapi asumsi homogenitasnya tidak terpenuhi. Apa yang harus dilakukan?

    Reply
    1. 35.1

      Anwar Hidayat

      Uji ANOVA tetap dilanjutkan namun nilai uji f dikoreksi menggunakan brown forsythe atau welch’s f.

      Reply
    2. 35.2

      neni

      kalau untuk post hoc nya gimana? diganti juga atau ngga?

      Reply
      1. 35.2.1

        Anwar Hidayat

        Uji Post Hoc jika homogenitas tidak terpenuhi berbeda dengan yang terpenuhi. Salah satunya adalah uji Gamess Howell.

        Reply
  35. 36

    anggi

    mohon bantuannya pak, saya mau melakukan uji beda dengan menggunakan uji independen t-tes tetapi uji homogenitas tidak terpenuhi, gimana solusinya ya pak? trimakasih

    Reply
    1. 36.1

      Anwar Hidayat

      Menggunakan uji independen t test unequal variance atau uji welch’s t test

      Reply
  36. 37

    anonymous

    maaf pak jika data tidak normal dan tidak homogen harus bagaimana ya pak? apa bisa menggunakan uji wilcoxon?

    Reply
    1. 37.1

      Anwar Hidayat

      Jika anda ingin melakukan uji independen t test, maka anda gunakan saja uji independen t test unequal variance atau welch’s t test. Silahkan bacar artikel saya tentang independen t test dengan SPSS.

      Reply
  37. 38

    Winda Adriyanti Parmana

    Maaf sebelumnya.. Sy ada pertanyaan, untuk uji homogenitas “levene” apa bedanya dengan uji homogenitas yang lain?
    Tolong dibalas..

    Reply
    1. 38.1

      Anwar Hidayat

      Metode atau rumus perhitungannya.

      Reply
  38. 39

    nona

    maaf sebelumnya pak…. rumus yang bapak gunakan di atas sebenarnya untuk mencari varian atau simpangan baku? setahu saya untuk mencari varian tidak menggunakan akar…. yang menggunakan akar adalah untuk mencari simpangan baku…jadi kesimpulannya mencari homogenitas data berdasarkan contoh soal yang bapak berikan menjadi 430,23 / 54,62= 7,876(Fhitung)… mohon bimbingannya pak

    Reply
    1. 39.1

      Anwar Hidayat

      Sudah benar, itu adalah untuk menghitung variance. Anda bisa cek menggunakan aplikasi excel. Variance adalah kuadrat dari standar deviasi.

      Reply
  39. 40

    Sugeng

    Permisi pak, kan saya mau menguji korelasi antara dua variable vocabulary mastery sama reading comprehension dengan menggunakan test vocab dan test reading, dan sampling nya simple random sampling, jadi kata pengujinya harus melakukan homogenity test untuk mengetahui bahwa populasi kita homogen atau tidak, pertanyaanny prosedur melakukanny gimana y pk?

    Reply
    1. 40.1

      Anwar Hidayat

      Uji homogenitas sebagai syarat untuk uji perbedaan 2 atau beberapa sampel bebas, bukan untuk syarat uji korelasi.

      Reply
  40. 41

    yeni

    assalamualaikum pak, saya ingin bertanya kalau kita menggnakan uji independent tes apakah kita wajib menggunakan uji homogenitas?

    Reply
    1. 41.1

      Anwar Hidayat

      Wassalam. Iya wajib dilakukan uji homogenitas sebagai syarat uji independent sample t test.

      Reply
      1. 41.1.1

        Yeni

        Terimakasih pak jawabannya, pak saya pake uji t paired dan independent t tes itu perlu uji normalitas dan homogenitas, apa hanya uji homogenitas saja?

        Reply
        1. 41.1.1.1

          Anwar Hidayat

          Uji t paired memerlukan uji normalitas pada selisih antara pre dan post. Sedangkan uji independent t test memerlukan uji homogenitas dan uji normalitas variabel terikat per kelompok atau perlakuan.

          Reply
          1. 41.1.1.1.1

            Yeni

            Terimakasih pak jawabanya

          2. 41.1.1.1.2

            yeni

            assalamualaikum pak, pak jika nilai sign lebih dari 0,05 dan sign (2 -tailed) kurang dari 0,05 dalam uji independet, itu yang kita ambil sebagai pengaruh yang mana ya pak? nilai sign atau nilai sign (2-tailed)? ataukah keduanya saling berhubungan? terimaksih pak sebelumnya

          3. Anwar Hidayat

            Nilai Sig itu adalah signifikansi satu pihak. Sedangkan sig (2 tailed) adalah signifikansi pada uji dua pihak.

  41. 42

    Thity

    Assalamualaikum pak, saya sedang penelitian tentang keefektifan teknik penilaian terhadap peningkatan hasil belajar. Saya menggunakan 2 kelompok eksperimen dan 1 kelompok kontrol, masing masing akan dibandingkan dg kelompok kontrol. Apakah tepat jika saya menggunakan independent samples t test untuk menguji hipotesisnya mengenai efektif atau tidak?
    Selain itu, data mana yg harus saya gunakan untuk menguji normalitas dan homogenitas, apakah data pre test atau post test? termasuk data mana yg digunakan untuk menguji hipotesis?

    Mohon bantuannya pak, terima kasih

    Reply
    1. 42.1

      Anwar Hidayat

      Boleh anda menggunakan independen t test. Silahkan gunakan perbedaan atau selisish antara nilai pre dan post sebagai variabel terikat dan perlakuan (kelompok eksperimen dan kontrol) sebagai variabel bebas. Uji normalitas pada independen t test adalah variabel terikat per kelompok perlakuan. Sedangkan uji homogenitasnya adalah perbedaan varians variabel terikat antar kelompok perlakuan. Silahkan baca artikel saya tentang independen t test dengan SPSS.

      Reply
  42. 43

    Thity

    Sebelumnya terima kasih atas respon bapak. Maksudnya selisih itu apakah N Gain atau hanya skor post dikurangi skor pre?
    Selain itu, karena saya menggunakan 2 kelompok eksperimen yg masing masing akan saya bandingkan dengan 1 kelompok kontrol, apakah dalam melakukan uji homogenitas langsung untuk 3 kelompok atau 2 kelompok 2 kelompok (eksperimen 1 dengan kontrol dan eksperimen 2 dengan kontrol)?

    Reply
    1. 43.1

      Anwar Hidayat

      Jika kategori atau kelompok perlakuan pada variabel bebas lebih dari 2, maka gunakan uji ANOVA. Dan uji homogenitasnya langsung antar varians ketiga kelompok tersebut.

      Reply
  43. 44

    Ana erliana

    Ass pa, saya minta pencerahan nya dimana saya akan uji homogenitas tapi dengan menghunakan one group pre test post test itu bagaimana pa?

    Reply
    1. 44.1

      Anwar Hidayat

      Uji homogenitas itu membandingkan variance antar kelompok. Jadi kalau hanya ada 1 kelompok maka tidak perlu uji homogenitas. Begitu pula dengan uji hipotesis untuk data satu kelompok, misalnya uji t paired, tidak memerlukan uji homogenitas sebagai syaratnya.

      Reply
  44. 45

    PAULINE

    pak, saya mau bertanya. saya sedang melakukan uji beda yaitu perbedaan self-esteem pada mahasiswa perokok dan nonperokok. setelah saya uji ternyata tidak normal namun homogen. apakah saya selanjutnya harus melakukan uji independent sample t-test atau uji mann whitney karena saya sempat baca di suatu artikel bahwa jika tidak normal n tidak homogen menggunakan uji mann whitney sedangkan jika normal dan homogen menggunakan uji independent sample t-test.
    terima kasih pak atas perhatiannya

    Reply
    1. 45.1

      Anwar Hidayat

      Jika tidak normal, menggunakan uji mann whitney. Jika normal dan homogen, menggunakan independent sample t test. Jika normal dan tidak homogen, menggunakan independent sample t test unequal variance atau welch’s independent t test.

      Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved