About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

10 Comments

  1. 1

    Anonymous

    Sangat membantu sekali 🙂

    Reply
  2. 2

    elvira

    sangat bermanfaat, thanks

    Reply
    1. 2.1

      Anwar Hidayat

      Terima kasih sudah berkunjung ke https://www.statistikian.com.

      Reply
  3. 3

    Aries Asharry (Aris Ashari)

    1. Ingin bertanya gan, ada yg ingin memilih uji normalitas, dan sepengetahuan bahwa uji normalitas “shapiro wilk” itu paling optimal digunakan untuk sample dibawah 50, yg saya ingin tanyakan dalam kasus uji beda dua kelas yang “setiap kelas ada 30 siswa” apakah dapat dikatakan samplenya 30 sehingga uji sphapiro dapat dipakai… atau jumlah sampel 60 karena dijumlah semua. Karena ada beberapa pengujian jika pakai kolmogorov normal, pakai lili normal, sedangkan pakai spiro ada yang tidak normal (2 kelas, setiap kelas 29-31 siswa). Terimakasih sebelumnya…

    2. soalnya kalo pake kolmogorov pasti normal kalo pakai sphiro jadi tak normal..

    3. Kelas ke 1 eksperimen dan kelas ke 2 kontrol… saya pribadi pberpendapat samplenya dihitung 30.. kalo 60 itu respondennya.. masalahnya kalau pakai sphiro gak normal kalau pakai lili dan kolmo jadi normal… apakah pakai uji nonparametrik atau pakai uji lili karena normal.. meskipun kolmogorov itu untuk sample besar…

    Reply
    1. 3.1

      Anwar Hidayat

      Tergantung uji hipotesisnya, sebab uji normalitas adalah syarat atau asumsi dari sebuah uji hipotesis. Jika melihat kasus anda, ada kelompok kontrol dan eksperimen, berarti anda akan menilai perbedaan antara kedua kelas tersebut. Maka anda idealnya menggunakan uji independen t test. Syarat normalitas pada independen t test adalah pada variabel terikat per kelompok. Jadi pada kasus anda ada 2 uji normalitas yaitu pada masing-masing kelompok, dimana per kelompok adalah 30 orang. nanti akan beda halnya jika menggunakan uji paired t test, yang diuji adalah selisih antara x dan y.

      Reply
  4. 4

    aryoko bima prajiyo

    penelitian yang bagus pak, untuk mengetahui uji normalitas apa yang pantas atas sampel yang kita punya.

    Reply
  5. 5

    Tommy Adithya

    Terima kasih sebelumnya atas tulisannya yang begitu membantu.

    Reply
  6. 6

    Dhika

    Terima kasih sebelumnya tulisan nya sangat membantu
    Pak mau bertanya, apabila jumlah sampel saya sebanyak 194 orang sebaiknya menggunakan uji normalitas apa?

    Karena setalah saya coba, dengan menggunakan kolmogorof data tidak berdistribusi normal namun ketika memakai saphiro wilk data normal?

    Terima Kasih

    Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved