About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

6 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    Jika uji normalitas itu untuk uji t pared, maka benar seperti yang anda maksud, yaitu selisih antara pretest dan posttest.

    Reply
  2. 2

    Chresbina Taringan

    Apakah utk uji normalifasnya harus dikurangi dulu prestest dgn posttesnya? Tq

    Reply
  3. 3
  4. 4

    xiao Gui

    Jika sy telah melakukan uji normalitas dr pretest-posttest.. Bagaimana saya bs tahu itu normal atau tdk normal?

    Reply
  5. 5

    ARIANA

    pak saya mau tanya, saya uji hipotesisnya pak paired t test ( sebelum dan setelah). pertama saya melakukan uji normalitas pake kolmogorov data sebelum berdistribusi normal, sedangkan data setelah berdistribusi tdk normal. stlh saya lakukan pair differences menggunakan uji shapiro ternyata hasilnya data berdistribusi normal. itu bagaimana ya pak ? kok hasilnya bisa berbeda ? saya harusnya pake uji apa selanjutnya ? makasih pak jawabannya.

    Reply
    1. 5.1

      Anwar Hidayat

      Uji Normalitas pada uji paired t test cukup pada selisih antara kedua data pre dan post. Jadi anda membuat variabel baru yang merupakan hasil pengurangan nilai post oleh nilai pre.

      Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved