About the author

Anwar Hidayat

Founder dan CEO dari Statistikian Sejak 2012. Melayani jasa bantuan olah dan analisis data menggunakan berbagai aplikasi statistik, seperti: SPSS, STATA, Minitab, Eviews, AMOS dan Excel. Silahkan SMS/WA/LINE/Telegram ke: 081373337354. Biaya 100 ribu sd 300 ribu Sesuai Beban. Proses 1 sd 3 Hari Tergantung Antrian.

Related Articles

114 Comments

  1. 1

    Anwar Hidayat

    Kalau F Hitung sudah ada, tetapi untuk untuk f tabel tidak ada. Sebagai perantara anda bisa langsung lihat p valuenya (significance F). Untuk menghitung f tabel dengan excel gunakan fungsi =F.INV(probability, Df1, DF2), misal =F.INV(0.05,1,55). Untuk lebih lengkapnya baca artikel kami: Tabel F: F Tabel dalam Excel
    Trims.

    Reply
    1. 1.1

      Puput

      Pak maaf mau bertanya, kalau tabel T yang signifikan hanya 1 dari beberapa variabel itu gimana? Boleh atau tidak? mohon infonya pak Terima kasih

      Reply
      1. 1.1.1

        Anwar Hidayat

        Berarti hanya satu saja yang berpengaruh secara parsial terhadap variabel independen

        Reply
  2. 2

    papah zeinn

    Siang Pak,
    Sedikit bertanya….
    Ketika kita menggunakan data analisys bawaan excel apakah bisa langsung didapat F hitung sekaligus F tabel?
    Terima kasih

    Reply
  3. 3

    Anwar Hidayat

    Yang saya sebutkan di atas jika menggunakan uji regresi linear. Sedangkan jika menggunakan uji ANOVA, maka f tabel otomatis ada, ditunjukkan dengan "F Crit"

    Reply
  4. 4

    Anwar Hidayat

    Pada method, anda ganti ENTER menjadi STEPWISE

    Reply
  5. 5

    zzzt

    mau tanya pak…kalo uji stepwise pake spss 16 gimana ya caranya??
    saya sudah baca beberapa referensi tp tetap tidak mengerti…soalnya nilai r2 saya kecil dan katanya uji itu bisa menaikkan nilai r2…
    saya sangat berterima kasih jika bapak bisa mengajari saya bagaimana caranya

    Reply
  6. 6

    soni

    pagi pak Anwar, saya mau tanya, skripsi saya menggunakan eksperimen one group design, pada metode analisis data, awalnya saya cuma menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis, kemudian dosbing saya menyuruh saya menambahkan uji-f, namun setelah saya cari referensi ternyata uji-f digunakan untuk uji homogenitas dua kelompok, sedangkan saya satu kelompok (one group design), yang saya tanyakan misalkan uji-f bisa diterapkan pada skripsi saya itu seperti apa ya pak? dan rumus yang saya gunakan itu gimana ya pak? mohon pencerahannya pak Anwar, terima kasih.

    Reply
  7. 7

    rianti sianturi

    tolong dibantu rumus uji f dan uji t,,

    Reply
  8. 8

    Anonymous

    Maaf mau tanya pak, untuk menguji pengaruh x1 dan x2 terhadap y apakah selalu menggunakan dua-duanya yaitu uji t dan uji f? Dalam keadaan seperti apa suatu penelitian hanya dilakukan uji t saja atau uji f saja?

    Reply
  9. 9

    zzzt

    trus saya baca hasilnya gimana ya pak?
    apa yg di tabel exclude variabels itu variabel yg tdk signifikan?

    Reply
  10. 10

    Anonymous

    mlm pak,
    lagi proses kerja skripsi nih pak. ada pertanyaan, bagaimana bila dalam uji t ternyata tidak signifikan? langkah apa yang sebaiknya diambil?
    terimakasih banyak sebelumnya pak 🙂

    Reply
  11. 11

    Anwar Hidayat

    Nanti saya posting artikel khusus tentang rumus uji f dan uji t

    Reply
  12. 12

    Anwar Hidayat

    Harus dibedakan antara uji Fisher F untuk uji homogenitas dengan Uji F untuk uji ANOVA. Silahkan anda cari rumus uji F untuk uji ANOVA.

    Reply
  13. 13

    Anwar Hidayat

    Uji t untuk mengetahui pengaruh 1 variabel independen terhadap 1 variabel dependen di dalam sebuah model persamaan. Sedangkan uji F untuk mengetahui pengaruh beberapa variabel independen secara serentak/simultan terhadap 1 variabel dependen

    Reply
  14. 14

    Anwar Hidayat

    Jika yang anda maksud adalah uji t parsial, maka keluarkan variabel tersebut dari model, cari persamaan yang terbaik dengan R Square terbaik

    Reply
  15. 15

    Anwar Hidayat

    Kalau anda mencantumkan sebelumnya dalam metode, maka perlu anda jawab uji F nya. Tetapi sebenarnya jika hanya ada satu variabel, nilai Uji F dan Uji T sama.

    Reply
  16. 16

    D'uMy SHOP

    malam pak saya mau tanya jika saya hanya meneliti satu variabel x terhadap variabel y apakah perlu menggunakan uji F atau tidak dan baiknya bagaimana terimakasih

    Reply
  17. 17

    Anwar Hidayat

    Uji F untuk mengetahui apakah sekumpulan variabel bebas berpengaruh secara simultan pada variabel terikat, sedangkan uji t (t parsial) menilai pengaruh 1 variabel bebas terhadap variabel terikat dengan memperhatikan variabel bebas lainnya dalam model.

    Reply
  18. 18

    yeremia adi

    Gan mau tanya. Kalau semisal dalam penilitan ada 2 variabel, caranya mengetahui sebaiknya diuji pakai uji F atau uji T gimana ya ?

    Reply
  19. 19

    Anwar Hidayat

    Arti negatif pada uji t adalah pengaruhnya negatif. Misal var X1 t negatif, maka setiap kenaikan 1 satuan var X1, akan menyebabkan penurunan variabel terikat atay Y.

    Reply
  20. 20

    sugi

    Dear Pak Anwar Hidayat,

    Selamat Siang Pak,
    , saya ingin tanya , saya minta pendapat pak, pada uji t yang saya lakukan pada kolom t nya -1.343 ( hasil uji t terlampir ) , kalau di interprestasikan itu artinya apa ya pak sedangkan untuk variabel yang lain itu semua positif hanya variabel ini saja yang t nya negatif.

    Atas semua jawaban yang bpk berikan, saya ucapkan banyak terima kasih.

    Hormat saya ,

    Sugi

    Reply
  21. 21

    Anwar Hidayat

    Kalau hipotesa anda mengisyaratkan perlu dijawab dengan uji T, maka ada wajib melakukannya

    Reply
  22. 22

    Rinawati Wirasasmita

    Maaf pak saya mau tanya,
    Saya sedang menyusun skripsi dengan 3 variabel, pengaruh x1 terhadap x2 dan dampaknya pada y. Data yg saya ambil merupakan data sensus. Apakah saya masih harus menggunakan uji t dalam teknik analisis data nya?

    Terimakasih bantuannya

    Reply
  23. 23

    Anwar Hidayat

    Hasil uji F dengan H1 diterima artinya sekelompok variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

    Hasil uji F dengan H0 diterima artinya sekelompok variabel bebas secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

    Reply
  24. 24

    Anonymous

    saya sedang menyusun penelitian, maaf mw brtanya. kalau ingin mengetahui apakah model yang saya gunakan itu Ho nya model non linier dan H1 nya model linier, kira2 uji untuk mengetahui model tsb pake apa ya?? trimakasih

    Reply
  25. 25

    Anwar Hidayat

    Jika hanya mengukur hubungan atau korelasi antara 2 variabel, maka gunakanlah uji korelasi untuk mendapatkan koefisien korelasi dan p valuenya. Tentunya banyak sekali jenis uji korelasi tergantung pada Skala Data, Sumber Data (Jika Ordinal), Bentuk tabel kontingensi (Jika ordinal buatan atau nominal), TIES (Jika ordinal buatan) dan Asumsi.

    Reply
  26. 26

    Anwar Hidayat

    Untuk itu, kami anjurkan anda menelusuri berbagai artikel dalam blog kami tentang uji korelasi.

    Reply
  27. 27

    Anonymous

    pak saya mau tanya jika bwt mengukur hubungan antara 2 variabel bebas pake uji apa ya pak??

    Reply
  28. 28

    Anwar Hidayat

    Tidak masalah, tetapi jika anda mengharapkan model yang terbaik, maka sebaiknya keluarkan variabel dengan p value uji t parsial yang tidak signifikan dari model prediksi.

    Reply
  29. 29

    Yuliana Rizki Nurdianti

    pak mau tanya, saya uji t nya hasilnya tidak signifikan. tetapi uji f nya signifikan. bagamaina menurut bapak? terima kasih. mohon balasannya…

    Reply
  30. 30

    Anwar Hidayat

    Artinya secara parsial masing-masing variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat, tetapi secara simultan/bersamaan semua variabel bebas malah tidak berpengaruh terhadap variabel terikat

    Reply
  31. 31

    Anwar Hidayat

    keduanya dipakai. Uji t untuk menilai pengaruh parsial sedangkan uji f untuk menilai pengaruh simultan.

    Reply
  32. 32

    Putri Febriani Dewi

    pak mau tanya, saya uji t nya hasilnya signifikan. tetapi uji f nya tdk signifikan. bagamaina menurut bapak? terima kasih. mohon balasannya…

    Reply
  33. 33

    Marlina. M. Sabil

    Mas mau nanya; kalau judulnya : hubungan x1,x2,x3,x4 dan Y, apakah kita pakek uji t atu uji F????mohon penjelasannya, saya sdg belajar menggunakan metode kuantitatif….jd saya masih bingung…

    Reply
  34. 34

    Anwar Hidayat

    t tabel df 81 = 0,2185 dan t tabel pada df 101 = 0,1956. Atau anda buka artikel saya tentang R Tabel dengan Excel. Di sana anda bisa belajar membuat r tabel dan t tabel dengan excel berapapun df dan probabilitasnya

    Reply
  35. 35

    Ahok Alpa Beta

    jika df 101 dan df 81 dengan taraf signifikan 0,50, brp nilai t tabelnya mas..??

    Reply
  36. 36

    TOMI AGUSTI

    tolong bantu saya cara menentukan uji kelakuan f dan t? berikan contoh pengolahan mas
    ni email saya mas,,[email protected]

    Reply
  37. 37

    Anwar Hidayat

    Anda bisa menggunakan jasa bantuan olah dan analisa data kami

    Reply
  38. 38

    Anwar Hidayat

    Grafik apa yang anda maksud?

    Reply
  39. 39

    Anonymous

    maaf pak saya mau tanya,. uji f dan uji t saya berpengaruh signifikan,. tapi grafik saya jelek pak,. apakah grafik berpengaruh pak.

    Reply
  40. 40

    Anwar Hidayat

    Uji f yang dimaksud adalah uji f anova karena menguji perbedaan pengaruh 2 perlakuan. Maka pelajari artikel saya tentang uji anova.

    Reply
  41. 41

    Adi Baskoro

    Assalamualaykum wr. wb.

    Begini pak, nama saya muhammad adi baskoro teknik informatika UNIB saya sedang mengerjakan skripsi tentang “Rancang Bangun Animasi 3 Dimensi Media Pembelajaran Berbantuan Komputer pada Operasi Dasar Aritmatika Bilangan Pecahan Biasa untuk Kelas IV SD”.

    Nah begini , dosbing saya meminta saya untuk menggunakan Uji F untuk membandingkan , apakah ada pengaruh tingkat keberhasilan belajar siswa dalam penerapan media yang saya buat dalam proses belajar dan mengajar.

    samplenya ada 2 kelas, kelas A dan kelas B masing2 kelas ada 35 orang siswa,
    kelas A diuji tanpa menggunakan media pembelajaran (belajar seperti biasa)

    dan kelas B belajar menggunakan media pembelajaran yang saya buat

    nah pertanyaannya adalah bagaimanakah cara penerapan uji F pada kasus skripsi saya, rumus2nya serta variabel yang akan digunakan.

    jujur saya tidak tahu dan masih sangat bingung dengan uji F

    Reply
  42. 43

    Anwar Hidayat

    Uji F yang anda maksud mungkin uji F pada regresi linear berganda. Silahkan baca artikel saya tentang Regresi Linear berganda.

    Reply
  43. 44

    Anwar Hidayat

    Tidak perlu disamakan

    Reply
  44. 45

    Zulkifli Zainuddin

    terima kasih atas informasinya.
    sangat membantu menjawab uts saya.
    :D.

    Reply
  45. 46

    Anonymous

    mas, saya mau tanya. data yg saya dapat 1 variabel dlm bentuk presentase sedangkan 2 variabel lainnya dlm bentuk angka desimal? apakah harus disamakan semua dlm bentuk persentase atau dibiarkan saja? apakah hasilnya beda nantinya? trims

    Reply
  46. 47

    Muhamad Febrianto

    maaf mau nanya, kalau pake uji F apa harus menggunakan uji asumsi klasik? apa alasannya? apabila saya hanya menggunakan uji asumsi klasik : uji normalitas, uji linier, uji heteroskedastisitas, tidak apa2? apa perlu semua jenis uji asumsi klasik saya kerjakan?

    1 pertanyaan lagi , apabila di tanya, mengapa memakai uji F tidak memakai uji T ? apa itu pilihan peneliti dalam penelitiannya?

    mohon jawabannya, terima kasih

    Reply
  47. 48

    Anonymous

    Mas, jika judulnya sprti ini "Pengaruh Latihan Mental (X) terhadap Kualitas Psikologis (Y1) dan Keterampilan Servis (Y2)… Apakah tetap menggunakan ujit t & uji F ???
    Hipotesisnya:
    1. apakah ada pengaruh yang signifikan latihan mental (X) terhadap Kualitas Psikologis (Y1) ?
    2. apakah ada pengaruh yang signifikan latihan mental (X) terhadap Keterampilan Servis (Y2) ?
    3. apakah ada perbedaan pengaruh latihan mental (X) trhadap Kualitas Psikologis (Y1) dan Keterampilan Servis (Y2) ?

    Reply
  48. 49

    Anwar Hidayat

    Tidak harus. Jika uji F Tidak signifikan maka anda menolak H1

    Reply
  49. 50

    Anwar Hidayat

    benar nilai t pada tabel koefisien hasil uji regresi linear adalah uji t parsial. Uji t parsial beda dengan uji independen t test atau t paired seperti jika anda melakukannya dengan cara diluar uji regresi linear. Karena jenis ujinya beda maka hasilnya juga beda.

    Reply
  50. 51

    Anwar Hidayat

    Data hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Gunakan uji Anova.

    Reply
  51. 52

    Anwar Hidayat

    Kalau dengan desain true experimental, harusnya anda mempunyai 2 kelompok yaitu kontrol dan perlakuan, di mana tiap kelompok dilakukan perhitungan 2 kali. Maka data yang diperlukan adalah data hasil belajar pada masing-masing kelompok pada 2 kali pengukuran.

    Reply
  52. 53

    Anonymous

    Mas Anwar, Nama sy Azman Sholihin. Dalam penelitian true experimental saya, sy ingin mengukur pengaruh/efektifitas penggunaan sebuah media pd hasil belajar siswa. Data2 apa saja yg perlu saya kumpulkan? Rumus2 apa saja yg saya perlukan untuk dapat menarik kesimpulan atas hipotesis saya. TQ

    Reply
  53. 54

    Anonymous

    mau tanya pak, pada tabel regresi linier berganda kan terdapat hasil uji t, apakah dapat dijadikan sebagai acuan untuk uji t/parsial?
    sy sudah melakukan uji t u/setiap masing2 variabel hasilnya signifikan, tetapi ketika sy melakukan uji regresi linier berganda, hasil uji t yg terdapat di tabel regresi linier berganda hasilnya berbeda dgn hasil uji t jika sy lakukan secara parsial.. mohon pencerahannya pak, apakah hasil uji t pd regresi linier berganda hrs sama ktk dlakukan scr parsial / tdk. klo sy menggunakan uji t pd regresi liner berganda, hasil uji t sy malah menjadi tdk signifikan.terima kasih

    Reply
  54. 55

    Anonymous

    Selamat siang, saya sedang membuat skripsi…yang mau saya tanyakan UJI F saya hasilnya tidak signifikan (F hitung > F tabel) dan untuk UJI T nya keempat variabel yang saya uji semuanya > 0,05, apakah UJi F harus selalu signifikan?mohon bantuannya, terima kasih

    Reply
  55. 56

    Anwar Hidayat

    Untuk menjawab pertanyaan anda, silahkan pelajari di: One Way Anova dalam SPSS.

    Reply
  56. 57

    Zhie Cha Smile

    pak numpang nanya nih, saya sementara sedang bimbingan skripsi tentang efektivitas strategi pembelajaran. Desain penelitian saya mengunakan quasi eksperimen dengan dua kelompok. Ada kelompok kontrol dan perlakuan yang masing-masing mendapatkan pretest dan posttest. Hipotesisnya : strategi yang saya gunakan efektif terhadap hsl bljr siswa. Tadinya untuk menjawab hipotesis itu sy pke uji t tp dosbing sy malah suruh ganti. saya di suruh cari rumus perbandingan variansi (mirip uji homogenitas) dimana kriterianya itu jika hasilnya lebih dari satu. baru dikatakan efektif. saya sdh cari tp gk ketemu2. Pertanyaan saya , uji hipotesis apa yg harus saya pake untuk mengetahui efektivitas dan apakah memang ada kriteria seperti itu untuk menentukan efektifnya tidaknya hasil suatu penelitian?

    Reply
  57. 58

    Anwar Hidayat

    Mungkin yang anda maksud adalah uji independen t test, yaitu uji t untuk membandingkan perbedaan rata-rata dua kelompok bebas. Silahkan baca artikel saya tentang: Independen t test dengan SPSS.

    Reply
  58. 59

    jerry el barca

    aslamualikum,,
    pak saya mau tanya, kemaren saya melakukan penelitian dgn jdul " uji perbandingan pakan pellet dan cumi-cumi"

    yg digunakan adlah uji T, tutorialnya gmna ya .. mksih

    reply

    Reply
  59. 60

    Anwar Hidayat

    1. Jika 1 subjek diukur 2 kali (sebelum dan sesudah) maka lebih tepat menggunakan uji paired t test.
    2. Jika 2 kelompok subjek dinilai perbedaan motivasinya (yang satu kelompok dengan metode penemuan terbimbing dan yang 1 kelompok lainnya menggunakan metode berbeda) maka yang tepat uji independen t test.
    3. Tepat menggunakan pearson jika kedua kelompok berskala data interval/rasio dan berdistribusi normal.

    Reply
  60. 61

    eva setya rini

    assalaamualaikum pak mau tanya :
    memakai uji apkah rumusan masalah ku berikut, mohon bntuanx pak :
    1. apakah ada pengaruh metode penemuan terbimbing terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa? (benar tidak ini pakai uji t satu sampel?)
    2. apakah ada pengaruh metode penemuan terbimbing terhadap motivasi belajar siswa? (benar tidak ini pakai uji t satu sampel?)
    3. 3) Apakah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan pemahaman matematika dan motivasi belajar siswa ? (benar tidak pakai uji korelasi product momen)?
    makasih sebelumnya yaa pak atas bntuanx,,,,

    Reply
  61. 62

    Anwar Hidayat

    Uji t dalam artikel di sini adalah uji t parsial, bukan uji t paired

    Reply
  62. 63

    Anwar Hidayat

    Uji Independen T Test adalah uji beda 2 MEAN, jadi tidak tepat untuk uji pengaruh. harusnya anda gunakan uji regresi

    Reply
  63. 64

    Anwar Hidayat

    benar-benar berbeda, kesamaannya hanya pada indikator penilaiannya, yaitu nilai mean

    Reply
  64. 65

    Anwar Hidayat

    namun uji f lebih fokus ke nilai variance

    Reply
  65. 66

    m handum

    bagaimana untuk emncari probabilitas pada masing2 t nya pak ? saya udah cari2 referensi tapi gak ada,,

    saya menggunakan uji beda paired sample test, tapi kan disitu tidak bisa dilihat signifikansinya pada masing2 t ,,

    Reply
  66. 67

    Yunita sari siregar

    assalamualaikum pak saya mau nanya:
    saya menggunakan uji t independent, lalu hasilnya sudah saya dapatkan tapi dosen saya meminta taraf kekuatan pengaruh, misalnya pengaruhnya lemah hasilnya berapa dan hasil pengaruh yang kuat brapa? tolong di balas secepatnya ya pak, makasih atas bantuannya…

    Reply
  67. 68

    Anonymous

    saya mau tanya..rumus uji t apa yg digunakan jika terdapat 2 koefisen determinasi dalam skripsi..?

    Reply
  68. 69

    iren p

    Mlm pak, mau tnya apa perbedaan dan persamaan antara uji t dan uji f? Tlg di bls . trmksh sblmny

    Reply
  69. 70

    Anwar Hidayat

    Kalau hanya ada 2 kelompok, cukup gunakan uji independen t test

    Reply
  70. 71

    nuroel aida

    sore pak,,
    saya ingin sedikit bertanya,,
    untuk menguji perbedaan kemampuan mengajar guru sertifikasi dengan guru belum sertifikasi terhadap hasil belajar siswa sebaiknya digunakan rumus apa ya pak,,?
    uji t atau uji F..?
    terimakasih

    Reply
  71. 72

    Anwar Hidayat

    1. Ya
    2. Kalau anda mengerjakan berdasarkan data penelitian anda secara riil, ya pastinya aman-aman saja, yang penting anda kuasai konsep pada pembahasannya.

    Reply
  72. 73

    Anonymous

    1. Apakah uji F perlu dilakukan pak dalam menganalisa 2 variabel saja (pengaruh Variabel X1 terhadap Y) ??
    2. Saya memperoleh hasil R square 0,905 yang artinya pengaruh variasi yang terjadi pada variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X sebesar 90,5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. apakah hasil yang saya peroleh itu aman pak untuk di presentasikan dalam sidang ? Terimakasih

    Reply
  73. 74

    rachmaniah nia

    pak mau tanya jika saya pakai uji independent sample t test kemudian t hitungnya negatif apakah tidak terdapat perbedaan, jika ternyata terdapat perbedaan, bagaimana cara lihatnya pak, kira2 sumber buku apa yang mendukung, trimakasih

    Reply
  74. 75

    Anwar Hidayat

    Uji F ada dalam uji Regresi maupun uji Anova. Ditanyakan kembali kepada dosen anda, uji hipotesis yang bagaimana? sebab uji Anova sendiri juga menjawab hipotesa.

    Reply
  75. 76

    Anwar Hidayat

    Jika nilai Mean difference bukan 0 itu sudah berarti ada perbedaan. Namun apakah perbedaan itu bermakna secara statistik atau tidak, maka lihat nilai signifikansi. Nilai t negatif artinya Mean kelompok pertama lebih rendah dari Mean kelompok kedua. Selengkapnya baca artikel saya tentang Independen T Test.

    Reply
  76. 77

    Anonymous

    assalammualaikum pak,,saya ingin bertanya..
    jadi penelitian saya menggunakan analisis anova, nah setelah sidang saya diminta untuk menambahkan uji hipotesis,,saya tidak mengerti maksudnya pak..saya membaca bahwa uji hipotesis dapat menggunkan uji t atau uji f, bukannya kedua uji tersebut termasuk uji regresi?jadi saya harus menggunakan uji hipotesis spt ap?mohon bantuannya untuk dijawab..terimakasih

    Reply
  77. 78

    Anwar Hidayat

    Selama sampel yang digunakan berpasangan, maka bisa

    Reply
  78. 79

    Anonymous

    pak mau tanya kalau data nya menggunakan data populasi bukan sampel apakah bisa menggunakan Uji t berpasangan jika ingin melihat perbandingan antara 2 perlakuan yang berbeda? terimakasih

    Reply
  79. 80

    Anwar Hidayat

    Kalau uji Anova sebaiknya tidak ditransformasi, cukup atasi outlier kalau ada, kalau kemudian tetap tidak normal, maka ganti uji non parametris

    Reply
  80. 81

    Anwar Hidayat

    Kedua-duanya, uji F adalah uji signifikansi simultan, sedangkan uji t adalah uji signifikansi parsial

    Reply
  81. 82

    novita ayu Syafitri

    pak saya ingin menanyakan, saya menguji data saya denga oneway anova, padahal syaratnya sebaran data harus normal, setelah saya uji normalitas, ternyata hasil tidak normal, berarti kan saya harus menTRANSFORM data saya, tetapi saya bingung TRANSFORM yang bagaimana yang harus saya gunakan, dan bagaimana caranya? dan jika saya sudah mendapatkan hasil yang normal, maka apa saya masih perlu melakukan uji non parametrik? mohon bantuannya, terimakasih pak

    Reply
  82. 83

    Anonymous

    maaf mau nnya untuk regresi linier sederhana, kita pakai uji T sm uji F ya? atau salah satunya saja? mhn pjlsnnya, trma ksh

    Reply
  83. 84

    Anwar Hidayat

    Uji t apa yang anda maksud? kalau uji t parsial, maka include dalam pengujian regresi linear atau anova

    Reply
  84. 85

    Anwar Hidayat

    Uji r pearson adalah uji korelasi. Dengan uji tersebut anda akan mendapatkan nilai r hitung yang kemudian dibandingkan dengan r tabel untuk menjawab hipotesis inferensial. Sedangkan nilai t yang anda maksud, itu bergerak linear dengan nilai r karena nilai t hitung berdasarkan nilai r hitung, begitu pula r tabel yang bergerak linear dengan t tabel karena nilai t tabel berdasarkan r tabel. Jika menggunakan t hitung maka dibandingkan r tabel. Kesimpulannya jika r hitung > r tabel, maka dipastikan t hitung > t tabel. Jadi kalau sudah melakukan penghitungan r pearson maka sudah tidak diperlukan perhitungan t hitung.

    Reply
  85. 86

    Anwar Hidayat

    Excluded itu artinya dikeluarkan dari model karena t parsialnya lebih dari 0,1, hal itu terjadi karena anda melakukan pengujian dengan metode stepwise. Coba ganti dengan metode enter.

    Reply
  86. 87

    Laila Ayesha

    uji t untuk mengetahui pengaruh itu cara aplikasinya menggunakan spss bagaiman?

    Reply
  87. 88

    ridona silaban

    siang pak. maaf saya mau bertanya sedikit ,.
    sy mlakukan pnilitian korelasi product moment. nah di metode sy sy mmakai rumus uji r (korelasi product mment) stelah uji r sy pakai uji t. sy ikuti metode tu dr penelitian terdahulu.. terus dosen sy bertanya. "kenapa anda memakai uji t lg ? kan sudah ada uji r, memang apa bedanya uji r dengan uji t ?" jadi sy mau bertanya pak, apa bedanya uji r dengan uji t di penelitian korelasi product moment . ?
    mohon bantuannya ya pak..
    trm ksh sbelumnya.

    Reply
  88. 89

    rezki utami_eky

    aslm.. pak saya mau melakukan path analysis, sy punya 3 variabel, x=variabel bebas, y=variabel intervening, z= variabel terikat. stelah sy melakukan uji simultan kontribusi variabel x dan y terhadap z, ada muncul tabel excluded yakni variabel x. maksud dari tabel excluded it apa pak? trims sebelumnya

    Reply
  89. 90

    Bang Day

    wah penjelasan yang sangat berguna. terima kasih mas

    Reply
  90. 92

    Budy Santoso

    Ijin Download materi yang di one drive ya om

    Reply
  91. 93

    Anwar Hidayat

    Bisa saja, nilai 0,00 itu sebenarnya 0,00-sekian digit dibelakang koma- kemudian angka, misal 0,000000000234

    Reply
  92. 94

    Zulkarnain Karundeng

    Mas klo hasil uji f 0.00 dan uji t 0,00 dgn level of significant 0,05 bisa ga?

    Reply
  93. 95

    Anwar Hidayat

    Salah satu jenis uji parametris untuk uji beda 2 sampel berpasangan

    Reply
  94. 96

    joko sinar katon

    selamat malam pak, sayau mau tanya. paired sample t test itu uji apa ya?

    Reply
  95. 97

    Anwar Hidayat

    Uji Post Hoc gunanya adalah untuk mengetahui dimana sebenarnya letak perbedaan. Contoh Uji Post Hoc sebagai berikut: Kita akan menguji apakah ada perbedaan nilai ujian IPS antara kelas 1A, 1B dan 1C. Maka kita gunakan uji ANOVA, hasilnya ternyata memang ada perbedaan diantara ketiganya. Namun kita belum tahu, dimana letak perbedaannya, apakah antara kelas 1A dan 1B, atau 1A dan 1C, ataukah antara kelas 1B dan 1C. Oleh karena itu perlu dilakukan uji post hoc atau uji lanjut. Saya sudah bahas banyak mengenai hal tersebut. Silahkan baca artikel saya tentang ANOVA

    Reply
  96. 98

    yulfa yhm

    selamat pagi pak, saya mau tanya. pengertian dari uji lanjut posthoc REGWF, REGWQ, SWK, Tukey dan Tukey'S B juga guna nya apa ya pak?

    Reply
  97. 99

    Samrotul Vikria (@viviotul)

    Selamat pagi, saya mau bertanya untuk uji R square. Jadi begini, ada yang bilang kalo pada penelitian ilmu sosial nilai R square tidak boleh lebih dari 30% ? Apa itu benar ? Lalu pengaruhnya apa jika R square lebih dari 30%, atau bahkan sampai 50% ? Mohon bantuannya, terimakasih.

    Reply
    1. 99.1

      Anwar Hidayat

      Tidak benar, sebab jika R Square rendah, kemungkinan besar nilai uji f tidak signifikan. Jika hal tersebut terjadi, maka model regresi anda tidak valid karena uji simultan menerima H0.

      Reply
  98. 100

    Nanny

    Mau tanya pak, sya mnguji 4 variabel di uji multikoliniertas dan hipotesis hasil dri spss yg 2 variabel independen muncul di coefficients tpi yg 1 variabel independen ini malah munculnya di excluded variables
    Knpa bsa excluded variables ?
    Thx

    Reply
    1. 100.1

      Anwar Hidayat

      Mungkin anda telah melakukan uji regresi dengan metode stepwise atau mungkin variabel tersebut bersifat omitted (konstan)

      Reply
  99. 101

    purna alayyia

    Assalamualaikum pak….
    mau nanya pak,,,, apakah sama uji F pada uji t, dan uji F pada anova?
    tolong di jelaskan pak

    Reply
    1. 101.1

      Anwar Hidayat

      Uji F dan Uji T adalah 2 jenis uji yang berbeda. Dimana uji F adalah uji yang menilai perbedaan Variance antar kelompok, sedangkan uji T adalah uji yang menilai perbedaan Mean dua kelompok. Uji F disebut juga dengan analisis of variance atau disingkat ANOVA. jadi jika anda melakukan uji regresi, maka anda akan menemui hasil pengujian ANOVA dalam bentuk tabel ANOVA (Uji F), begitu juga jika anda melakukan analisis ANOVA menggunakan SPSS, anda juga akan menemui hasil pengujian ANOVA (Uji F).

      Reply
  100. 102

    Bekti Nur Adha

    Ijin untuk bertanya Pak Anwar. Pada penelitian saya hipotesis perlu dicari tahu “adakah hubungan positif antara X1 dan Y” dan “adakah hubungan positif antara X2 dan Y”. Yang dapat menjawab hipotesa ini Hasil Uji F atau Hasil Uji t? apabila hipotesanya adakah pengaruh X1 dan X2 terhadap Y. Yang dapat menjawab hipotesa ini Hasil Uji F atau Hasil Uji t? Terima kasih

    Reply
    1. 102.1

      Anwar Hidayat

      Saya tegaskan kembali, hubungan itu berarti uji korelasi, maka gunakan nilai r. Sedangkan nilai t dalam uji regrsi itu menunjukkan pengaruh parsial sebuah variabel bebas terhadap variabel terikat di dalam model. Dan uji F menunjukkan uji simultan yaitu menilai pengaruh sekumpulan variabel bebas terhadap variabel terikat di dalam sebuah model.

      Reply
  101. 103

    Widya

    Assalamualaikum pak, saya salah satu mahasiswi semester akhir, mau nanya pak, pada saat saya meregress d output saya ada muncul exclude variable. Mksdnya apa ya pak? Dan yg exclude itu var. Independen saya. Dalam penelitian saya, saya gunakan var dependen 1, var. Independen 1 dan var moderasi 1. Trimaksh pak.

    Reply
    1. 103.1

      Anwar Hidayat

      Exclude itu artinya variabel bebas yang dikeluarkan karena tidak memenuhi syarat, misal nilai p value t parsial > 0,1 pada regresi menggunakan metode stepwise. Atau dikeluarkan karena omitted atau konstan nilainya atau konstan korelasinya dengan Y.

      Reply
  102. 104

    Irfan

    kenapa nilai sig. harus < 0.05 atau < 0.01 atau < 0.1 agar dapat dikatakan signifikan?

    Reply
    1. 104.1

      Anwar Hidayat

      Angka 0,05 artinya tingkat kesalahan 5%, maka derajat kepercayaan hasil penelitian sebesar 100%-5%=95%. Artinya 95% dari hasil penelitian dapat digunakan sebagai generalisasi terhadap keseluruhan populasi.

      Reply
  103. 105

    andi ramlan

    Assalamulaikum pak. kalau untuk melihat pengaruh negatif antar variabel apakah nilai r sguare megharuskan nilainya min.

    jika nilai r square positif apakah hipotesis sebelumnya variabel x berpengaruh negatif ke variabel y ditolak.?
    mohon bantuannya.
    terima kasih

    Reply
    1. 105.1

      Anwar Hidayat

      Pengaruh negatif itu anda lihat nilai t parsial, bukan r square. Nilai r square sangat rendah bahkan hingga negatif pada adjusted r square, maka keberadaan variabel bebas dalam model tidak mempengaruhi variabel terikat. Dengan kata lain model anda tidak valid sebagai model prediksi.

      Reply

Cobalah Menjadi Pandai! Berikan Komentarnya Ya......

2012 - 2017 statistikian allright reserved