Penjelasan Rumus Kolmogorov Smirnov Uji Normalitas

8
10223

Metode Kolmogorov Smirnov

Metode Kolmogorov-Smirnov tidak jauh beda dengan metode Lilliefors

Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang rumus kolmogorov smirnov yang biasa digunakan oleh para peneliti atau mahasiswa yang sedang penelitian untuk uji normalitas. Dalam artikel ini juga akan dijelaskan bagaimana cara menghitungnya, contohnya dan cara membacanya.

Rumus Kolmogorov Smirnov
Rumus Kolmogorov Smirnov

Rumus Kolmogorov Smirnov VS Rumus Lilliefors

Langkah-langkah penyelesaian dan penggunaan rumus sama, namun pada signifikansi yang berbeda. Signifikansi metode Kolmogorov-Smirnov menggunakan tabel pembanding yaitu Tabel Kolmogorov Smirnov, sedangkan metode Lilliefors menggunakan tabel pembanding yaitu Tabel Lilliefors.

Keterangan :
Xi = Angka pada data
Z = Transformasi dari angka ke notasi pada distribusi normal
FT = Probabilitas komulatif normal
FS = Probabilitas komulatif empiris.

Syarat Kolmogorov Smirnov

Persyaratan Uji Kolmogorov Smirnov adalah:
a. Data berskala interval atau ratio (kuantitatif)
b. Data tunggal / belum dikelompokkan pada tabel distribusi frekuensi
c. Dapat untuk n besar maupun n kecil.

Signifikansi Kolmogorov Smirnov

Signifikansi Uji Kolmogorov Smirnov antara lain dijelaskan di bawah ini:

Signifikansi uji, nilai |FT – FS| terbesar dibandingkan dengan nilai tabel Kolmogorov Smirnov.
Jika nilai |FT – FS| terbesar <nilai tabel Kolmogorov Smirnov, maka Ho diterima ; Ha ditolak.
Jika nilai |FT – FS| terbesar > nilai tabel Kolmogorov Smirnov, maka Ho ditolak ; Ha diterima.

Contoh Kasus Rumus Kolmogorov Smirnov

Suatu penelitian tentang berat badan mahasiswa yang mengijkuti pelatihan kebugaran fisik/jasmani dengan sampel sebanyak 27 orang diambil secara random, didapatkan data sebagai berikut ; 78, 78, 95, 90, 78, 80, 82, 77, 72, 84, 68, 67, 87, 78, 77, 88, 97, 89, 97, 98, 70, 72, 70, 69, 67, 90, 97 kg. Selidikilah dengan α = 5%, apakah data tersebut di atas diambil dari populasi yang berdistribusi normal ?

Penyelesaian :
1. Hipotesis

  • Ho : Populasi berat badan mahasiswa berdistribusi normal
  • H1 : Populasi berat badan mahasiswa tidak berdistribusi normal

2. Nilai α

  • Nilai α = level signifikansi = 5% = 0,05

3. Statistik Penguji

  1. Derajat bebas
  • Df tidak diperlukan

5. Nilai tabel

  • Nilai Kuantil Penguji Kolmogorov, α = 0,05 ; N = 27 ; yaitu 0,254. Tabel Kolmogorov Smirnov.

6. Daerah penolakan

  • Menggunakan rumus: | 0,1440 | < | 0,2540| ; berarti Ho diterima, Ha ditolak

7. Kesimpulan

  • Populasi tinggi badan mahasiswa berdistribusi normal α = 0,05.

Untuk penerapan Rumus kolmogorov, Baca Artikel kami yang berjudul:

Untuk Metode yang lain, yaitu Chi-Square, Liliefors, dan Saphiro Wilk akan dibahas dalam artikel lainnya. Sedangkan untuk Pengujian Normalitas dalam SPSS, Baca: Normalitas Pada SPSS. Demikian penjelasan kami terhadap rumus kolmogorov smirnov. Semoga bermanfaat.

By Anwar Hidayat

8 KOMENTAR

  1. selamat siang om, mau tanya kalo ini artinya apa ya (nonparametric : 0E-7) pada tabel uji kolmogorov smirnov

  2. Selamat siang bang, sya mau bertanya, saya ada data dari 10 item kuisioner untuk variabel x dan 8 item untuk Y. saya ketika melakukan uji normalitas, maka data yang saya masukkan kedalam spss itu data apa ya bang? apakah rasio dari masing2 jawaban, atau intervalnya, atau bagaimana ya bang.

    • Maka yang anda gunakan untuk uji normalitas itu disesuaikan degan jenis analisisnya. Misalnya uji regresi linear, yang diuji normalitas adalah residualnya. Jika independent t test adalah variabel terikat antar kelompok. Jika paired t test adalah selisih kedua data yang berpasangan. Dan lain sebagainya disesuaikan dengan jenis uji utamanya. dan anda perlu memilah dengan jelas, mana indikator dan mana variabelnya. Itu semua penting untuk memperhatikan definisi operasional variabel. Anda juga bisa pelajari artikel kami lainnya agar lebih jelas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here